JABAR EKSPRES – Chelsea sukses mengukir sejarah baru dengan menjuarai Piala Dunia Antarklub FIFA 2025 usai mengalahkan raksasa Prancis, Paris Saint-Germain (PSG), dalam laga final yang digelar di Stadion MetLife, New Jersey, pada Minggu, waktu setempat.
Dalam pertandingan ini, Chelsea tampil dominan dan berhasil mengamankan kemenangan meyakinkan dengan skor 3-0.
Dua gol dicetak oleh Cole Palmer, sementara satu gol tambahan disumbangkan oleh Joao Pedro, semua terjadi di babak pertama.
Baca Juga:Jejak Spiritual Peringatan Tahun Saka Indonesia Dari Masa ke Masa, Kebatinan dan Gotong Royong yang Mulai DilupakanJaringan Perdagangan Bayi Internasional Terungkap, 12 Tersangka Diciduk
Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, tak mampu menyembunyikan kebanggaannya terhadap performa anak asuhnya. Ia menilai kemenangan telah ditentukan sejak sepuluh menit awal pertandingan.
“Saya tak punya kata-kata untuk para pemain. Bagi saya, kami memenangkan pertandingan dalam sepuluh menit pertama,” ungkap Maresca, dikutip dari laman resmi FIFA.
Maresca menilai skuadnya tampil dengan strategi yang matang dan mampu membaca permainan PSG dengan sangat baik.
Dia juga mengungkapkan bahwa timnya telah menemukan ruang yang bisa dimanfaatkan Cole Palmer untuk menyerang lebih efektif.
“Hari ini kami menemukan posisi untuk Cole (Palmer) di mana ada lebih banyak ruang untuk menyerang. Upaya dari semua pemain sungguh fantastis,” jelas Maresca.
Salah satu bintang kemenangan Chelsea, Cole Palmer, juga menyampaikan kebahagiaannya atas pencapaian tim.
Menurutnya, keberhasilan ini adalah hasil dari taktik cerdas Maresca dan kerja sama tim yang solid.
Baca Juga:Persib Belum Selesai Berburu, 5 Pemain Bakal Datang saat TC di ThailandJateng Resmikan 9 Sekolah Rakyat, Pendidikan Gratis untuk 850 Anak dari Keluarga Miskin
“Rasanya luar biasa. Pelatih menyusun rencana permainan yang hebat. Dia tahu di mana ada ruang dan berusaha membebaskan saya sebanyak mungkin,” jelas Palmer.
Palmer menambahkan bahwa dirinya hanya ingin membalas kepercayaan sang pelatih dengan mencetak gol. Ia juga yakin bahwa Maresca tengah membangun sesuatu yang besar di Chelsea.
“Saya hanya perlu membalas budi dan mencetak beberapa gol. Dia (Enzo Maresca) sedang membangun sesuatu yang istimewa. Saya merasa kami menuju ke arah yang benar,” pungkasnya.
Namun, di balik kemenangan besar tersebut, final ini juga diwarnai insiden memanas antara pelatih PSG, Luis Enrique, dan pemain Chelsea, Joao Pedro.
Menurut laporan dari The Independent, Enrique tertangkap kamera melayangkan tangan kirinya ke wajah Joao Pedro pascapertandingan, yang membuat pemain asal Brasil itu jatuh ke lapangan.
