Dirinya mengucapkan, murid perwaliannya sedang menata masa depan sejak dini karena bila memiliki cita-cita tinggi perlu mengusahakan lebih besar daripada yang lainnya.
“Tapi tetap dibesarkan hatinya, tetap dikuatkan, karena ini pilihan terbaik buat anak-anak. Demi masa depan gitu, karena kalau cita-citanya tinggi berarti pengorbanan yang harus dilakukan juga harus lebih daripada yang lain. Mungkin kehilangan masa remajanya, masa-masa mainnya, tapi dia sudah menata masa depan dari saat ini,” pungkasnya.
Sebagai informasi, terdapat dua Sekolah Rakyat di Kabupaten Bogor yakni, Sentra Terpadu Inten Suweno di Karadenan, Cibinong untuk jenjang SMP dan Sentra Terpadu Galih Pakuan di Kecamatan Ciseeng untuk jenjang SMA.
Baca Juga:Rekening Kejari Banjar Tampung Rp803 Juta, Tunjangan Dewan Jadi Barang Bukti KorupsiMenara BTS Mekarbakti Kembali Dibangun Tanpa Izin, Kinerja Satpol PP Sumedang Dipertanyakan
Sekolah Rakyat merupakan salah satu target kerja Presiden Prabowo Subianto untuh mengentaskan kemiskinan lewat jalur pendidikan.
Diketahui, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan, peserta yang terdaftar di Sekolah Rakyat merupakan warga sekitar dekat berdirinya sekolah tersebut. Masyarakat yang dikategorikan Desil 1 dan Desil 2 menjadi prioritas.
Hal itu ia sampaikan saat berada di Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, pada (13/3/2025) lalu.
Adapun, Sekolah Rakyat sama sekali tidak dipungut biaya sama sekali alias gratis.
