Respon Temuan Kementan, Disperindag KBB Bakal Periksa Peredaran Beras Premium

Kepala Disperindag Bandung Barat, Ricky Riyadi saat ditemui di ruang kerjanya. Senin (14/7). Dok Jabar Ekspres/Suwitno
Kepala Disperindag Bandung Barat, Ricky Riyadi saat ditemui di ruang kerjanya. Senin (14/7). Dok Jabar Ekspres/Suwitno
0 Komentar

“Kami ingin menjamin bahwa setiap beras yang dikonsumsi masyarakat Bandung Barat benar-benar aman, berkualitas, dan sesuai dengan HET,” katanya.

Disperindag mencatat, saat ini terdapat sebanyak 323 toko ritel di wilayah Kabupaten Bandung Barat yang menjadi titik distribusi utama kebutuhan pokok masyarakat, termasuk beras. Oleh karena itu, pengawasan akan difokuskan pada lokasi-lokasi tersebut, terutama toko yang menjual beras dalam volume besar.

Riki juga mengingatkan para pelaku usaha agar tidak bermain-main dengan mutu maupun label produk pangan. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan bersikap tegas terhadap siapa pun yang terbukti melakukan pelanggaran.

Baca Juga:Meriahkan Fashion Show di KKJ, Dedi Mulyadi Bakal Tampil dengan Perempuan Spesial Indonesia Perkuat Kerja Sama dengan Uni Eropa di Bidang Perekonomian

“Kami tidak akan tinggal diam. Saya ingatkan para pelaku usaha agar tidak coba-coba mencampur atau memalsukan produk. Sanksinya bisa sangat tegas,” tegasnya.

Tak hanya itu, Riki mengimbau masyarakat agar menjadi konsumen yang cerdas dan kritis dalam memilih produk beras. Ia mendorong masyarakat untuk selalu memeriksa kualitas, kemasan, dan label beras sebelum membeli.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih cermat dan cerdas dalam memilih beras. Jika menemukan indikasi beras oplosan, jangan ragu untuk melapor ke Disperindag,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya partisipasi publik dalam menjaga keamanan pangan di wilayahnya. Menurutnya, keterlibatan masyarakat sangat membantu pemerintah dalam mengawasi jalur distribusi dan menjaga kualitas pangan.

“Partisipasi masyarakat sangat penting untuk membantu pemerintah dalam pengawasan distribusi pangan di tingkat lokal,” tandasnya. (Wit)

0 Komentar