JABAR EKSPRES – Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan atau DPC PPP Kota Cimahi mulai berbenah.
Setelah hasil Pemilu 2024 yang dinilai belum menggembirakan, partai berlambang Ka’bah ini bersiap membangun kembali basis kekuatannya dari akar rumput, terutama di kalangan pemilih muda, Gen Z dan milenial.
Ketua DPC PPP Kota Cimahi, Agus Solihin, menyampaikan, pihaknya kini fokus menggarap kaderisasi kepemimpinan muda. Ia mengakui kelemahan partainya selama ini ada pada minimnya penetrasi di kalangan pemilih pemula dan generasi milenial.
Baca Juga:Pemerintah Belum Bisa Selesaikan Masalah Truk ODOL, Polisi Hanya Razia Sopir Tapi Pemilik Barang Tak Disentuh! Banjir Masih Melanda, Pemkot Bandung Klaim Gencar Langkah Antisipasi
“Kami sadar bahwa kelemahan PPP saat ini adalah di kalangan Gen Z dan milenial. Maka sudah saatnya kita turun ke basis ini secara serius dan terstruktur,” ujar Agus saat ditemui usai kegiatan Latihan Kepemimpinan Kader Dasar (LKKD) di Pondok Pesantren Miftahul Huda, Jalan Padat Karya No.125, Cibeber, Kota Cimahi, Selasa (8/7/2025).
Sebagai bentuk keseriusan, Agus menyebutkan pihaknya akan segera menjalankan program Sekolah Penggerak Partai (SPP), sebuah inisiatif kaderisasi politik yang secara khusus menyasar generasi muda.
Ia mencontohkan, program serupa telah lebih dulu dijalankan oleh PPP Kabupaten Bogor dengan nama Madrasah Penggerak Kader.
“Pesertanya nanti 100 persen dari Gen Z dan milenial. Tujuannya bukan cuma mengenalkan PPP, tapi agar mereka bisa memahami, menyampaikan, dan menggaungkan gagasan PPP di lingkungan mereka,” jelasnya.
Lebih lanjut, dalam program SPP ini, peserta akan diberi pemahaman mendalam terkait sejarah, nilai dasar, dan arah perjuangan PPP. Agus menyebutkan, akan ada proses pendoktrinan ideologi partai agar peserta benar-benar memahami identitas ke-PPP-an.
“Kalau itu sudah terbentuk, insyaallah mereka akan menjadi kader yang militan. Kami sudah membuktikan hasil rekrutmen milenial ini saat Pilkada, dan hasilnya berhasil,” ujarnya optimistis.
Agus menekankan bahwa dinamika antara kader tua dan muda sangat berbeda, sehingga perlu pendekatan yang sesuai. Karena itu, DPC PPP Cimahi menargetkan pembentukan SPP di setiap kelurahan dengan target minimal 20 hingga 50 peserta per kelurahan.
Baca Juga:Desa Jalatrang Bawa Ciamis Bersinar dalam Lomba Pekarangan Bergizi Tingkat NasionalBangun Kekuatan Akar Rumput, PPP Jawa Barat Genjot LKKD
Terkait waktu pelaksanaannya, Agus menjelaskan program ini akan digelar pada waktu-waktu senggang, khususnya saat liburan sekolah. Sebab mayoritas peserta merupakan pelajar.
