Menteri Lingkungan Hidup Minta Bupati Bogor Susun Kajian Lingkungan di Megamendung

Menteri Lingkungan Hidup Minta Bupati Bogor Susun Kajian Lingkungan di Megamendung
Menteri Lingkungan Hidup Minta Bupati Bogor Susun Kajian Lingkungan di Megamendung
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq meminta Bupati Bogor Rudy Susmanto segera menyusun Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) untuk wilayah Kecamatan Megamendung. Kajian ini akan menjadi dasar penting dalam penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).

“Saya akan segera meminta Pak Bupati untuk menyusun kembali KLHS sebagai landasan dalam penyusunan RDTR,” ujar Hanif saat meninjau lokasi longsor di Megamendung, Kabupaten Bogor, Senin (7/7).

Hanif menekankan pentingnya evaluasi ulang terhadap tata ruang, khususnya di wilayah dengan kondisi tanah yang labil. Tanpa kajian yang matang, ia memperingatkan adanya potensi bencana yang lebih besar di masa mendatang.

Baca Juga:PGN Dorong Digitalisasi Petani Karet Pagardewa, Pencatatan Hasil Panen Karet Makin Praktis dan AkuratJalan Rusak di Cikahuripan Jadi Sorotan, DPRD Sumedang Desak Percepatan Perbaikan: Jangan Tunggu Ada Korban Lagi!

“Kalau tidak kita mulai sekarang, potensi bencana akan semakin besar,” tegasnya.

Longsor yang terjadi di Kampung Rawasedek, Desa Megamendung, telah merenggut dua korban jiwa dan merusak puluhan rumah warga. Kondisi diperparah dengan tertutupnya saluran air akibat material longsor, yang menyebabkan air melintas langsung ke permukiman.

Menanggapi situasi tersebut, Hanif mengatakan akan berkoordinasi dengan Pemkab Bogor untuk segera mengevakuasi dan merelokasi warga terdampak.

“Kami akan berkomunikasi dengan Pak Bupati untuk segera melakukan evakuasi dan relokasi karena potensi bencananya masih ada,” jelasnya.

Dalam kunjungannya, Hanif juga menyampaikan pesan dari Presiden Prabowo Subianto agar masyarakat lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, khususnya terkait pengelolaan sampah.

“Pak Presiden berharap kita semua sadar, karena salah satu penyebab banjir adalah saluran air yang tersumbat oleh sampah,” pungkas Hanif.

0 Komentar