Alcaraz Tumbangkan Rublev dan Melaju ke Perempat Final Wimbledon 2025

Alcaraz Tumbangkan Rublev
Petenis asal Spanyol, Carlos Alcaraz, melakukan selebrasi usai mencetak poin melawan petenis Jerman, Jan-Lennard Struff, dalam laga putaran ketiga tunggal putra Kejuaraan Tenis Wimbledon yang berlangsung di London, Inggris, pada Sabtu (5 Juli 2025). Unggulan kedua asal Spanyol itu melaju ke babak 16 besar setelah mengalahkan Struff dengan skor 6-1, 3-6, 6-3, 6-4. (SUMBER FOTO: ANTARA FOTO/Xinhua/Zhao Dingzhe/nym.)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Carlos Alcaraz menunjukkan performa impresif saat bangkit dari kekalahan di set pertama dan menaklukkan Andrey Rublev dengan skor 6-7(5), 6-3, 6-4, 6-4 di Centre Court pada Minggu (6/7) waktu setempat atau Senin WIB. Kemenangan ini mengantarkan sang juara bertahan ke babak perempat final Wimbledon 2025, di mana ia akan menghadapi Cameron Norrie.

Meskipun sempat kehilangan set pembuka lewat tie-break, Alcaraz langsung meningkatkan intensitas permainan dan tampil dominan dalam tiga set berikutnya. Pertandingan berdurasi dua jam 43 menit itu menampilkan berbagai momen spektakuler yang membuat penonton takjub.

“Andrey adalah salah satu pemain terkuat, pemain terkuat yang kami miliki di Tour,” ujar Alcaraz dalam wawancara di lapangan yang disiarkan oleh ATP.

Baca Juga:Presiden Lula Kecam Lonjakan Belanja Militer Global dan Serukan Prioritas PerdamaianStreet Boxing Event 2025: Ajang Bina Mental dan Fisik Pemuda Jawa Tengah

Alcaraz mengakui bahwa strategi dan kecermatannya dalam bermain menjadi kunci kemenangan kali ini.

“Tidak diragukan lagi, dengan betapa agresifnya dia terhadap bola, dengan pukulan forehand, dengan pukulan-pukulan itu, itu sangat sulit. Untuk menghadapinya, Anda merasa seperti dia mendorong Anda hingga batas maksimal dengan setiap bola, membuat Anda berlari dari satu sisi ke sisi lain.” lanjutnya.

“Itu membuat sangat sulit untuk menghadapinya, tetapi saya sangat senang dengan cara saya bergerak hari ini. Saya pikir saya bermain dengan cerdas dan pintar hari ini melawannya. Secara taktik itu adalah pertandingan yang sangat bagus, yang sangat saya banggakan,” tambahnya lagi.

Rublev, yang kini berada di peringkat 14 dunia, memberikan perlawanan kuat. Namun, ia tidak mampu menahan tekanan dari Alcaraz yang berhasil mencuri satu break di setiap set sejak set kedua. Salah satu momen krusial terjadi di set ketiga, ketika Alcaraz merebut break pada skor 3-3, meski Rublev hampir memainkan poin sempurna.

Alcaraz juga menekankan pentingnya kekuatan mental dalam menghadapi pertandingan besar.

“Saya selalu mengatakan bahwa ini hanya tentang keyakinan pada diri sendiri. Tidak masalah bahwa Anda kalah satu set,” ucapnya.

0 Komentar