Belum Ada Halte Transjabodetabek P11 di Bogor, Dishub: Sabar Dulu!

Salah satu penumpang yang menunggu penjemputan Bus Transjabodetabek di Jalan Alternatif Sentul. Foto: Regi
Salah satu penumpang yang menunggu penjemputan Bus Transjabodetabek di Jalan Alternatif Sentul. Foto: Regi
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor meminta masyarakat bersabar terkait belum tersedianya halte untuk layanan Bus Transjabodetabek rute P11 (Bogor–Blok M). Hingga saat ini, titik pemberhentian di wilayah Kabupaten Bogor baru ditandai dengan rambu bus stop, tanpa fasilitas halte yang memadai.

“Untuk sementara, kami baru menyediakan rambu penanda pemberhentian bus. Fungsinya masih sebatas tempat berhenti saja,” ujar Kepala Bidang Angkutan Dishub Kabupaten Bogor, M. Saphari, Jumat (4/7/2025).

Saphari menjelaskan bahwa pihaknya sedang menjalin komunikasi intensif dengan Pemprov DKI Jakarta terkait pengadaan halte resmi. Namun, prosesnya terkendala keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi.

Baca Juga:Disperindag KBB “Semprot” Agen LPG 3 Kg: Harga Wajib Sesuai HET!Dikritik Anti Islam Usai Ganti Nama RSUD Al Ihsan, Dedi Mulyadi Singgung Kasus Korupsi Yayasan

“Kondisi saat ini agak sulit, pengajuan anggaran sedang ketat. Jadi kalau kami mengusulkan sesuatu, belum tentu bisa langsung disetujui,” terangnya.

Meski begitu, Dishub Kabupaten Bogor telah mengajukan pembangunan halte di tiga titik strategis, yakni Citeureup, Tugu Pancakarsa, dan Mall Belanova Sentul. Lokasi tersebut dipilih karena berada di jalur aktif rute Transjabodetabek yang telah beroperasi sejak 5 Juni lalu.

“Iya, kami minta masyarakat bersabar. Halte ini memang penting sebagai sarana pendukung kenyamanan penumpang, dan sedang kami usahakan,” tambahnya.

Sebelumnya, sejumlah penumpang Transjabodetabek mengeluhkan ketiadaan halte, terutama di sekitar Jalan Alternatif Sentul. Komala (57), warga yang rutin menggunakan bus tersebut, merasa kurang nyaman menunggu di pinggir jalan tanpa tempat duduk maupun atap pelindung.

“Kalau di Jakarta itu ada haltenya, jadi kita nunggu enggak kepanasan. Di sini (Sentul) belum ada. Saya sering naik dari depan pintu masuk tol ke sirkuit, itu belum ada haltenya,” keluh Komala, Kamis (3/7/2025).

Ia mengaku sempat kebingungan menentukan titik naik bus karena tidak ada penanda jelas. “Sempat bingung juga, kalau enggak tanya-tanya warga sekitar, enggak tau harus nunggu di mana,” ujarnya.

Senada dengan Komala, Rita (53), warga Jakarta yang bekerja di Bogor, berharap halte segera dibangun agar penumpang bisa menunggu dengan nyaman.

Baca Juga:Masih Ada Tumpukan, Menilik Upaya Pemkot Bandung Olah Sampah Pasar GedebageMutasi Kendaraan ke Jabar Kini Bebas Pajak dan Denda, Kesempatan Emas!

“Kalau lagi nunggu lama agak pegal karena enggak ada tempat duduk. Harapannya sih, walaupun ini layanan baru, haltenya bisa segera dibangun,” kata dia.

0 Komentar