Pelayanan Amburadul, Wali Kota Cimahi Ancam Evaluasi Manajemen RSUD Cibabat

Pelayanan Amburadul, Wali Kota Cimahi Ancam Evaluasi Manajemen RSUD Cibabat
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana didampingi Direkur RSUD Cibabat saat meninjau pelayanan terhadap pasien cuci darah di RSUD Cibabat, Selasa (2/7). (Foto: Monk/Jabar Ekspres)
0 Komentar

“Kalau memang ada yang tidak sanggup lagi, silakan ajukan permohonan pindah, saya akan tandatangani. Itu adalah pilihan bebas,” ujarnya.

Menanggapi isu yang berkembang terkait dugaan malpraktik atau kesalahan prosedur medis, Ngatiyana menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan audit secara menyeluruh, termasuk audit klinis.

Ia menegaskan pentingnya pendekatan yang berimbang dan tidak gegabah dalam menilai kinerja tenaga medis. Menurutnya, prosedur medis memiliki tahapan yang harus dilalui dan tidak bisa disederhanakan secara sepihak oleh masyarakat awam.

Baca Juga:Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Kertajati Anjlok?DOB Cirebon Timur Tinggal Kesimpulan, Perluasan Cimahi Dibahas DPRD Jabar

“Jangan sampai dokter yang sudah maksimal justru disalahkan. Kita harus imbang. Tidak boleh langsung menyalahkan ASN atau dokter. Cek dulu kronologinya,” tegasnya.

Audit klinis tersebut, kata Ngatiyana, diperlukan untuk melihat sejauh mana prosedur medis dijalankan dan apakah ada kekeliruan atau tidak.

Jika ada kelalaian, sambungnya, maka pihak terkait harus bertanggung jawab. Namun jika prosedur sudah dijalankan dengan benar, maka dokter tidak boleh dijadikan kambing hitam.

“Dokter itu punya tahapan. Tidak bisa langsung menyuntik pasien dengan dosis tinggi. Semua ada pertimbangan. Itu keahlian medis yang harus dihormati, ” jelasnya.

Di akhir penyampaiannya, Ngatiyana menekankan pentingnya transformasi menyeluruh di RSUD Cibabat agar pelayanan kesehatan di Kota Cimahi bisa kembali ke jalurnya: cepat, tepat, dan manusiawi.

Ia berharap seluruh evaluasi yang dilakukan dapat menjadi dasar pembenahan nyata dan menghasilkan perubahan positif di lingkungan rumah sakit daerah tersebut.

“Mudah-mudahan melalui evaluasi ini, kita bisa mengetahui fasilitas apa yang kurang, bagaimana kondisi personelnya, dan apa yang harus dibenahi. Tujuannya satu, agar pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik,” pungkasnya. (Mong)

0 Komentar