JABAR EKSPRES – Petinju juara dunia kelas jelajah super (90,7 kg) versi World Boxing Association (WBA), Gilberto Ramirez, kembali menunjukkan dominasinya setelah mengalahkan Yuniel Dorticos lewat kemenangan angka di Honda Center, California, Amerika Serikat.
Dalam laporan resminya yang dikutip di Jakarta, Selasa, WBA menyebutkan hasil keputusan juri menunjukkan keunggulan Ramirez dengan skor 115-112, 115-112, dan 117-110.
“Hasil penilaian juri memberikan gambaran yang jelas 115-112, 115-112, dan 117-110, semuanya untuk kemenangan Ramirez,” isi laporan tersebut.
Baca Juga:AS Setujui Penjualan Sistem Panduan Bom ke Israel, Iran Tuntut PBB Akui AgresiLeBron James Kembali Perkuat Lakers di Musim ke-23, Cetak Sejarah Baru di NBA
Pada awal pertandingan, Dorticos—petinju asal Kuba yang dijuluki “Dr KO”—menyerang dengan agresif. Kombinasi jab dan uppercut-nya berhasil mendarat bersih ke arah Ramirez.
Gaya bertarung cepatnya membuat sang juara bertahan harus terus waspada. Bahkan, wasit Ray Corona sempat memberikan peringatan kepada Dorticos atas serangan rendah di ronde kedua dan ketiga, memperlihatkan kekuatan fisik luar biasa dari sang penantang.
Ramirez, yang dikenal dengan ketenangannya di atas ring, memulai pertandingan dengan lambat dan memberikan inisiatif kepada Dorticos di awal laga. Namun situasi mulai berubah di ronde kelima ketika Ramirez mulai menemukan ritme dan memperlihatkan akurasi tinggi dalam serangannya, terutama menyasar tubuh lawan.
Pada paruh kedua pertarungan, kendali sepenuhnya beralih ke tangan Ramirez. Pukulan straight kiri tajam di ronde ketujuh berhasil mengguncang Dorticos dan menjadi titik balik pertandingan.
Sejak saat itu, Ramirez meningkatkan intensitas serangannya, memanfaatkan stamina dan volume pukulan yang lebih unggul untuk mendominasi jalannya laga.
Hingga akhir ronde ke-12, Ramirez tampil disiplin dan cerdas, menutup pertandingan tanpa mengambil risiko besar dan tetap menjaga keunggulan.
Kemenangan ini semakin mengukuhkan posisi Gilberto “Zurdo” Ramirez sebagai petarung papan atas di divisi kelas jelajah super. Wacana pertarungan penyatuan gelar melawan petinju Australia Jai Opetaia mulai menguat, begitu pula keinginan Ramirez untuk mempertahankan gelar di tanah kelahirannya, Meksiko.
