JABAR EKSPRES – Jajaran Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung berhasil mengamankan enam remaja yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan di sekitar Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung.
Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Budi Sartono, mengonfirmasi penangkapan para terduga pelaku yang masih berusia di bawah umur. Peristiwa pengeroyokan itu sebelumnya sempat viral di media sosial dan memicu kekhawatiran publik.
“Enam orang telah kami amankan, saat ini masih dalam proses pemeriksaan dan pendalaman,” ujar Budi saat ditemui, Selasa (1/7/2025).
Baca Juga:Sidolig untuk Liga 1? Pemkot Bandung Akhirnya Angkat Bicara!Konflik Wagub dan Sekda Jabar Memanas,Dedi Mulyadi: Hari Ini Saya Tugaskan Mereka Bersama!
Meski para pelaku masih tergolong anak di bawah umur, proses hukum tetap akan berjalan. Budi menegaskan bahwa penanganan kasus ini akan mengikuti prosedur yang sesuai dengan ketentuan Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH) serta Undang-Undang Perlindungan Anak.
“Penanganannya tetap sesuai aturan yang berlaku. Saat ini kami dalami terus untuk mengungkap detail kejadian,” lanjutnya.
Diketahui, para terduga pelaku berasal dari luar Kota Bandung, tepatnya dari wilayah Cimahi.
Korban Alami Luka Serius, Video Viral di Media Sosial
Insiden pengeroyokan terjadi pada Kamis dini hari, 26 Juni 2025, dan menyita perhatian publik setelah rekaman video kejadian beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, seorang pria terlihat mengalami luka serius, terutama di bagian kepala dan punggung, diduga akibat serangan sekelompok orang tak dikenal (OTK) yang diperkirakan berjumlah sekitar 30 orang.
“Korban mengalami luka parah di kepala dan bagian punggung belakang, hingga harus menjalani operasi yang berlangsung lebih dari tiga jam,” tulis narasi dalam unggahan video tersebut.
Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap motif serta kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat.
