JABAR EKSPRES — Hubungan antara Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar, Herman Suherman, dikabarkan sedang tidak harmonis. Ketegangan antara keduanya bahkan disebut semakin memanas dalam beberapa waktu terakhir.
Wakil Gubernur Erwan pun mengonfirmasi bahwa hubungannya dengan Sekda memang tengah renggang. Namun, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan dirinya sudah mengambil langkah untuk meredakan situasi.
“Mereka sudah bertemu. Hari ini saya tugaskan mereka berdua, Wagub dan Sekda, untuk bersama menghadiri agenda di DPRD,” ujar Dedi saat ditemui di Mapolda Jabar, Selasa (1/7/2025).
Baca Juga:93 Petugas Kebersihan Dirumahkan, Firman Nugraha: Lansia di Jepang Justru Difasilitasi!Pasien Meninggal di RSUD Cibabat, BPJS Kesehatan Janji Evaluasi Layanan Nasional
Dedi juga menegaskan bahwa sebenarnya tidak ada alasan mendasar bagi keduanya untuk berselisih, mengingat hubungan mereka sudah terjalin sejak lama.
“Mereka itu sudah bestie dari dulu. Waktu Pak Erwan masih jadi Wakil Bupati di Sumedang, Sekdanya ya Pak Herman. Jadi mereka sudah saling kenal dan dekat sejak lama,” ucapnya.
Soal Bonus Persib dari ASN, Gubernur: Sukarela, Tidak Dipaksakan
Selain menanggapi isu internal, Gubernur Dedi juga memberikan klarifikasi soal polemik bonus dari ASN Pemprov Jabar untuk Persib Bandung usai menjuarai Liga 1 2024/2025. Bonus tersebut sempat mendapat penolakan dari Manajer Persib, Umuh Muchtar, yang khawatir akan sumber dan legalitas dana.
Dedi menegaskan bahwa pemberian bonus itu bersifat sukarela dan tidak memaksa ASN untuk menyumbang.
“Sejak awal saya sampaikan, satu miliar itu sifatnya sukarela, tidak boleh dipaksakan. Berapa pun yang terkumpul, itulah yang diberikan,” jelasnya.
Ia juga menyebut bahwa sebelum memulai pengumpulan sumbangan, Pemprov telah berkonsultasi dengan aparat penegak hukum.
“Sebelum dikumpulkan, saya sudah konsultasi ke aparat hukum apakah ini melanggar atau tidak. Tapi sekarang, kalau ada keberatan dari pihak penerima atau kekhawatiran soal sumbernya, itu saya serahkan ke Sekda dan para penyumbang. Saya tidak masalah,” tutup Dedi.