JABAR EKSPRES – Dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-383, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) kembali menggelar Job Fair Ciamis 2025 di Kantor Kecamatan Cijeungjing, Rabu (25/6/2025). Kegiatan yang sempat absen tahun sebelumnya akibat keterbatasan anggaran ini disambut antusias ribuan pencari kerja dari dalam dan luar daerah, sebagai upaya konkret menekan angka pengangguran.
Kepala Disnaker Kabupaten Ciamis, Dase Fadlil Yusdy Mubarak, menyatakan sebanyak 14 perusahaan dari berbagai sektor berpartisipasi dalam ajang tahunan ini.
“Total lowongan yang disediakan mencapai 1.150 posisi, terbuka untuk masyarakat umum, khususnya warga Ciamis yang belum bekerja,” tegas Dase.
Baca Juga:BPR Karya Utama Hasil Meger Alami Kerugian di Awal Tahun 2025Entaskan Kemiskinan, Cak Imin Skemakan Pembatasan Bantuan hingga Kurangi Pengeluaran Rakyat
Perusahaan peserta tidak hanya berasal dari Ciamis, melainkan juga dari wilayah Priangan Timur seperti Tasikmalaya dan Majalengka, termasuk Hotel Aston Inn dan sejumlah pabrik manufaktur.
“Ini merupakan bagian dari ikhtiar Pemkab Ciamis mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan. Kami berkomitmen mendorong program penempatan tenaga kerja secara berkelanjutan,” tambah Dase.
Selain sebagai bursa kerja, acara ini juga dikemas dengan pelayanan publik terpadu, seperti bazar sembako murah dan perpustakaan keliling, untuk memberikan manfaat langsung kepada warga.
Antusiasme peserta sangat tinggi, sebagaimana dijelaskan Kabid Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disnaker Kabupaten Ciamis, Tedy Tresadi. Hingga sehari sebelum pelaksanaan, tercatat lebih dari 2.600 pendaftar secara online. Jumlah itu diprediksi akan bertambah hingga 3.000 orang jika digabung dengan pendaftar langsung di lokasi.
“Target penempatan kami sekitar 700 sampai 800 orang, sesuai kecocokan kualifikasi dan hasil seleksi perusahaan. Salah satu pabrik garmen membuka 350 lowongan dari total kebutuhan 1.200 tenaga kerja yang akan direalisasi September mendatang,” jelas Tedy.
Untuk mengantisipasi penumpukan, proses seleksi dilakukan secara hybrid. Sebagian perusahaan langsung melakukan wawancara di lokasi, sementara lainnya memanfaatkan sistem daring.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan angka pengangguran terbuka (TPT) Ciamis tahun 2024 sebesar 3,37 persen, turun dari 3,53 persen (sekitar 23.000 orang) di tahun sebelumnya. Penurunan ini menjadi sinyal positif bagi efektivitas program ketenagakerjaan daerah.
Baca Juga:Bandung Siapkan Angkot Berbasis Aplikasi, Penumpang akan Dijemput di Lokasi Terdekat Mulai 2026Gerebek Kos-kosan di Nanggewer, Satpol PP Bogor Amankan 12 Wanita
Job Fair 2025 juga menyediakan beragam layanan publik pendukung, seperti Pelayanan Pembuatan KTP dan KK (Pepatah Manis) dari Disdukcapil, pemeriksaan kesehatan oleh Dinkes, penerbitan SKCK oleh kepolisian, serta pelayanan kartu kuning (AK1) dari Disnaker, ditambah operasi pasar murah.
