JABAR EKSPRES – Rencana Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menertibkan tambang ilegal di wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB) mendapat dukungan penuh dari para pelaku usaha tambang resmi.
Mereka menilai langkah Gubernur Jabar penting dilakukan untuk menciptakan keadilan usaha dan menjaga keberlanjutan lingkungan.
Ketua Himpunan Pengusaha Pekerja dan Masyarakat Tambang (HP2MT) Cipatat-Padalarang, Taofik E Sutaram, menyatakan bahwa pihaknya menolak keras keberadaan tambang ilegal yang merugikan banyak pihak.
Baca Juga:1.488 Warga Banjar Kehilangan BPJS! Fraksi PKS Nilai Alasannya Prematur dan Berbahaya!Vonis 5,6 Tahun Penjara! Mantan Sekda Bandung Ema Sumarna Terbukti Bersalah
“Kami sepakat dengan penertiban tambang ilegal. Kalau dibiarkan, ini tidak adil. Mereka tidak berizin dan tidak membayar pajak. Kami sebagai pelaku usaha legal jelas merasa dirugikan,” kata Taofik saat dikonfirmasi, Selasa (24/6/2025).
Ia menegaskan bahwa komunitas tambang resmi telah lama mendukung penegakan hukum dan siap bekerja sama dengan aparat.
“Jangan pandang kami sebagai pelaku perusak lingkungan. Tambang itu bukan kegiatan yang haram. Negara mengizinkan selama memenuhi syarat dan diawasi,” katanya.
“Justru yang ilegal inilah yang merusak, dan dampaknya bisa mencemari 13 tambang legal yang memiliki IUP OP (Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi) di kawasan Citatah,” sambungnya.
Menurut Taofik, sektor tambang legal telah melalui prosedur perizinan yang panjang dan mahal, sehingga perlu adanya kepastian hukum dari pemerintah.
Selain itu, ia mengingatkan bahwa kegiatan tambang yang dilakukan secara legal merupakan bagian dari industri yang sah dan berkontribusi besar pada perekonomian.
“Jangan pandang kami sebagai perusak lingkungan. Tambang bukan kegiatan yang haram. Negara mengizinkan selama sesuai aturan. Justru tambang ilegal-lah yang merusak dan bisa mencemari 13 tambang legal di kawasan Citatah yang memiliki IUP OP,” tegasnya.
Baca Juga:Solusi untuk BIJB Kertajati: Fasilitas Perawatan Pesawat dan Helikopter Siap Ditambah!Pelototi Keamanan dan Ketertiban di Wilayah Kecamatan Bogor Timur, Dedie Rachim: Jalan Pajajaran Jadi Perhatian!
Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya kawasan tambang batu gamping Citatah-Padalarang sebagai penopang berbagai industri di Indonesia, mulai dari industri semen, bata ringan, hingga pakan ternak dan baja.
“Padalarang ini penyuplai utama bahan baku kalsium untuk industri pakan ayam di Jabar, Banten, dan Lampung. Industri cat dan peleburan baja juga tergantung dari kapur di sini. Jadi kalau ditutup sembarangan, dampaknya luas,” tambahnya.
HP2MT juga menyatakan kesiapannya untuk mendukung program pemulihan lingkungan yang dicanangkan pemerintah, tidak hanya dalam bentuk reklamasi, tapi juga reboisasi dan rehabilitasi kawasan tambang.
