Jadi Peserta Termuda di Retret Gelombang II, Bupati Taliabu Harap Materi Strategi Keuangan dan Program Nasional Ditekankan

Bupati Taliabu, Sashabila Mus menjadi salah satu peserta termuda di Retret Kepala Daerah Gelombang Kedua, yang digelar di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Bupati Taliabu, Sashabila Mus menjadi salah satu peserta termuda di Retret Kepala Daerah Gelombang Kedua, yang digelar di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Bupati Taliabu, Sashabila Mus menjadi salah satu peserta termuda di Retret Kepala Daerah Gelombang Kedua, yang digelar di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Sashabila terlihat mengenakan seragam Komando Cadangan (Komcad), rambut terikat rapih ke belakang dihiasi baret hijau.

Diketahui, Sashabila Mus adalah Bupati Pulau Taliabu yang dilantik pada tanggal 26 Mei 2025, bersama dengan wakilnya, La Ode Yasir.

Baca Juga:Cegah Korupsi Dana Hibah, Pakar Minta Pemerintah Libatkan APH Sejak AwalPemprov Jabar Hormati Proses Hukum Kasus Eks Dirut dan Anak Usaha PT MUJ

Sashabila merupakan anak dari tokoh politik Maluku Utara, Ahmad Hidayat Mus, dan Hj. Nurlaila Muhammad. Bupati Taliabu itu lahir pada 26 Mei 1992.

“Alhamdulillah bukan suatu hal yang cukup sulit untuk kami, kami diperlakukan dengan sangat baik. Kami tidak menerima treatment spesial tertentu,” kata Sashabila saat ditemui di Gedung Balairung Rudini IPDN Kampus Jatinangor, Senin (23/6).

Menurutnya, terkait aktivitas baru yang harus menyesuaikan dengan kebiasaan para Praja IPDN, dinilai tak terlalu memberatkannya sebagai peserta Retret Gelombang Kedua ini.

“Soal makan cepat dan harus bangun pagi, mengikuti program-program dari jam 5.30 (WIB), itu bukan hal yang sulit,” bebernya.

Sashabila menjelaskan, kegiatan yang padat di kegiatan Retret Gelombang Kedua tak membuatnya kaget, karena keseharian di daerahnya sudah sering padat.

“Jadi saya yakin tidak ada kendala untuk kami semua dan seluruh kepala daerah, dan juga wakil kepala daerah untuk mengikuti rangkaian program dan aktivitas yang ada di Retreat Gelombang Kedua ini,” jelasnya.

Sementara itu, terkait materi yang ingin didapatkan selama Retret Gelombang Kedua, yakni mengenai strategi keuangan hingga program nasional.

Baca Juga:Kota Bogor Siap Jadi Lokasi Pembangunan Waste to EnergyBupati Ciamis Herdiat Beri Bantuan Uang Tunai Rp10 Juta untuk Rutilahu Seorang Janda Prasejahtera

“Pulau Taliabu, dinilai masih sangat terpencil, jauh dan juga memiliki banyak tantangan, khususnya di infrastruktur,” ujarnya.

Sashabila menuturkan, yang paling utama adalah mengenai blended financial structure, atau bagaimana caranya kami sebagai kepala daerah bisa mendapat materi mengenai strategi keuangan.
Strategi pendanaan untuk segala proyek-proyek yang ada, baik itu program daerah maupun program provinsi dan program pemerintah pusat.

Disampaikan Sashabila, apa yang sudah dipaparkan oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, di Retret Gelombang Kedua ini, para sebagai kepala daerah harus bisa memisahkan antara program nasional atau proyek nasional.

0 Komentar