3. Querehsha
Dikenal sebagai Ratu Serangga, Querehsha merupakan monster kuno jahat dan kejam yang diprediksi memulai debutnya di arc International Guild Conference. Mayoritas Monarch bersifat sadis, tetapi ia memiliki naluri kejam jauh lebih primitive dan meresahkan.
Querehsha akan menempatkan musuh-musuhnya melalui rasa sakit terburuk yang bisa dibayangkan. Menikmati setiap momen siksaan kejam darinya kepada orang lain membuatnya merasa puas.
Dia juga sangat bengis, terbukti dari ingin membunuh orang sebanyak mungkin hanya demi kesenangan membantai dan merusak. Kendati mungkin terdengar seperti orang tanpa hati, Querehsha punya naluri keibuan yang aneh apabila menyangkut serangga dan cukup protektif pada mereka.
Baca Juga:‘Jangan Inter Milan, ke Everton Saja Hojlund!’ Striker MU Dinilai akan Klop dengan MoyesBhayangkara FC Bikin Persib KW? 1 Eks Maung Bandung Lagi akan Diboyong usai Ryan Kurnia
Sementara kekuatannya cukup unik, bisa menggunakan parasite untuk mengendalikan orang mati dan melepaskannya kepada musuh-musuhnya. Ia mengeluarkan racun mematikan dari tubuhnya yang bisa mudah membunuh bahkan beberapa hunter papan atas.
4. Legia
Punya kekuatan mengerikan sebagaimana sembilan Monarch lainnya, Legia bisa menciptakan gerbang dan mewujudkan wujud spiritualnya yang sebenarnya semaunya. Kemudian dia mampu membangun percakapan jujur antaranya dan orang lain dengan memanfaatkan Pledge of Trust, untuk membuat kedua belah pihak jujur.
Legia sebagai monster super cerdik dan pembohong menggunakan kekuatan itu demi keuntungannya dan memahami cara memanipulasi situasi untuk keuntungannya. Walau menjadi salah satu Monarch, perannya kemungkinan tak besar di musim ini dan akan mulai debut di arc Japan Crisis.
Konfrontasinya dengan Sung Jinwoo, bagaimana pun akan jadi sangat penting. Pasalnya clash ini bakal memicu peristiwa yang akan punya konsekuensi luas.
5. Ashborn
Ashborn salah satu karakter terkuat dalam Solo Leveling mungkin satu-satunya Raja baik hati yang ingin memastikan perdamaian abadi. Caranya dengan mengakhiri pertumpahan darah yang sudah berlangsung selama berabad-abad.
Antagonis yang debut di chapter 128 webtoon-nya pun terlihat penuh kasih sayang dan reflektif. Dia berpikir melampaui naluri naturalnya dan mempriotitaskan kebaikan yang lebih besar di atas segalanya.
