Ia menambahkan, guyonan KDM justru menunjukkan kepeduliannya. “Saking nyaah (sayang)-nya ke Kota Banjar. Beliau ingin membantu Banjar dan Pangandaran,” kata Sudarsono.
Meski diklaim sebagai candaan, Sudarsono berharap pernyataan itu menjadi pemicu perbaikan. “Ini harus jadi hikmah dan spirit untuk kemajuan Banjar yang masagi (maju, adil, sejahtera, agamis, inovatif),” tegasnya. Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat, pelaku usaha, hingga ASN bersatu membangun Banjar sesuai Asta Cita Presiden. “Saatnya bangkit dan bergerak wujudkan Banjar yang istimewa!,” ujarnya. (CEP)
