“Kegiatan ini sangat penting, karena dunia terus berubah, tapi masih sedikit pergerakan dari sisi produsen. Indonesia sebagai produsen besar kopi dan kakao sudah mengambil langkah tepat untuk berpartisipasi dalam hal ini, dan Kota Bogor sebagai salah satu tuan rumahnya juga telah mengambil langkah yang tepat,” tuturnya.
Jossue juga membagikan pengalamannya saat menyerahkan cinderamata berupa cokelat dari Guatemala kepada Dedie Rachim. Hal tersebut kemudian diterima dengan baik oleh Dedie Rachim dan ia turut menerima cinderamata berupa kopi bubuk serta totopong iket sebagai bentuk terima kasih.
“Saya harap kegiatan ini bisa membuka kerja sama antarnegara untuk saling mengembangkan dan mempromosikan kopi serta kakao secara global,” tukas Jossue. (YUD)
