“Pada babak pertama kami tidak bermain sebagaimana mestinya. Mereka bermain sangat baik. Bahkan saat kami merebut bola, kami tidak bisa lepas dari tekanan mereka. Pada babak kedua, kami bermain lebih baik,” tambah dia..
Secara statistik, PSG tampil dominan. Menurut catatan Sofascore, mereka menguasai bola hingga 74 persen, melepaskan 16 tembakan dengan 11 di antaranya tepat sasaran.
Sebaliknya, Atletico hanya mencatatkan 5 tembakan dengan satu yang mengarah ke gawang, serta hanya menguasai bola 26 persen.
Baca Juga:Persib Panaskan Mesin di Piala Presiden 2025, Uji Coba Taktik dan Kesiapan Hadapi Liga 1Pemprov Kejar Target Rumah Subsidi, BJB Ditarget Cover Kredit 20 Ribu Unit
Dengan performa gemilang ini, PSG semakin menunjukkan bahwa mereka tak sekadar datang sebagai juara Eropa, tapi juga sebagai penantang serius gelar dunia di panggung Piala Dunia Antarklub.
