JABAR EKSPRES – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung bakal menggelar Job Fair sebagai jawaban dalam menekan angka pengangguran di Kota Kembang. Rencananya, kegiatan tersebut akan berlangsung di Graha Manggala Siliwangi pada 17-18 Juni 2025.
Lewat data yang diungkap Kepala Disnaker Kota Bandung, Andri Darusman, total lowongan kerja yang tersedia pada kegiatan tersebut sebanyak 2.588 lowongan.
“Sudah ada 40 perusahaan, lowongannya sekitar 2.588. Ini akan digelar tanggal 17 dan 18 Juni, hari Selasa dan Rabu,” kata Andri Darusman, Kamis (12/6/2025).
Baca Juga:Industri di Cimahi Mulai Beralih ke Energi Listrik, DLH Klaim Tekan Emisi Gas BuangMeski Alami Sengketa Lahan, Antusiasme Pendaftar SPMB di SMAN 1 Kota Bandung Tetap Tinggi!
Andri mengungkapkan, Job Fair kali ini akan dilaksanakan secara hybrid, memadukan sistem luring dan daring. Masyarakat tidak harus datang langsung ke lokasi, sebab para pelamar bisa mendaftar melalui perangkat ponsel dengan memindai kode QR yang akan disebar di berbagai sudut Kota Bandung.
“Bisa daftar di HP. Pakai scan barcode. Nanti kita pasang baliho yang ada barcode-nya di setiap sudut kota. Pelamar tinggal scan, pilih perusahaan dan posisi sesuai keahlian,” ucapnya.
Meski terbuka secara umum, Andri menegaskan peserta Job Fair tidak dibatasi hanya untuk warga Kota Bandung saja. Pencari kerja dari daerah lain seperti Kabupaten Bandung, Bandung Barat, dan Sumedang juga dapat ikut serta.
Andri juga menyebut berbagai sektor turut berpartisipasi seperti jasa keuangan, manufaktur, retail, dan lainnya. Meski jumlah lowongan tidak sebanyak tahun-tahun sebelumnya yang bisa mencapai ribuan lebih, tahun ini diharapkan daya serap terhadap pencari kerja tetap tinggi.
Pada pelaksanaan sebelumnya di November 2024, total pelamar mencapai sekitar 10.000 orang, dengan sekitar 1.200 terserap oleh perusahaan, dan sekitar 300 di antaranya merupakan warga Bandung.
Andri juga menambahkan, bagi pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK), mereka bisa mendapatkan tunjangan kehilangan pekerjaan hingga enam bulan, dengan besaran bantuan berkisar antara 45-60 persen dari gaji sebelumnya.
“Kita berharap yang kemarin di-PHK bisa segera mendapatkan pekerjaan kembali. Mudah-mudahan di Job Fair ini bisa ketemu jodohnya lagi,” pungkasnya. (dam)
