JABAR EKSPRES – Duka menyelimuti komunitas bobotoh Persib Bandung setelah salah satu anggotanya, Nugraha (20), meninggal dunia pada Jumat (6/6/2025) malam.
Nugraha diketahui menghembuskan napas terakhir di RS Hasan Sadikin Bandung usai dua pekan dirawat akibat luka serius yang dideritanya setelah terjatuh dari Flyover Pasupati saat mengikuti konvoi kemenangan Persib pada Sabtu (24/5/2025) lalu.
Nugraha mengalami cedera berat di bagian kepala, rusuk, dan ginjal, sehingga harus menjalani perawatan intensif di ruang ICU selama 12 hari, termasuk prosedur cuci darah dan bantuan alat pernapasan melalui tenggorokan.
Baca Juga:Pemkab Bogor Gelontorkan Rp25 Miliar atasi Sampah di TPA GalugaBongkar 45 Kasus Peredaran Narkotika dan Miras Ilegal, Polresta Bogor Amankan 56 Tersangka
Jenazah dimakamkan pada Sabtu pagi di TPU Kampung Cipari, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat.
“Keluarga sudah mengikhlaskan, tapi tentu sangat kehilangan,” singkat sang istri, Intan Nuraeni saat dikonfirmasi, Senin (9/6/2025).
Sebagai bentuk empati, Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail mengunjungi rumah duka di Kampung Cipari, Desa Mukapayung, Minggu (8/6/2025).
Ia menyampaikan belasungkawa atas nama pribadi dan pemerintah Kabupaten Bandung Barat.
“Kami atas nama pemerintah dan pribadi mengucapkan turut berdukacita atas berpulangnya almarhum. Semoga diampuni dosanya dan ditempatkan di sisi terbaik Allah SWT. Kepada keluarga, semoga diberi kesabaran dan keikhlasan,” ucap Jeje.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Jeje didampingi Sekretaris Daerah KBB, Ade Zakir, serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga KBB, Imam Santoso menyerahkan santunan kepada istri almarhum sebagai bentuk kepedulian.
“Semoga santunan ini bisa bermanfaat dan sedikit membantu keluarga almarhum Nugraha,” pungkas Jeje. (Wit)
