Jaga Kualitas Daging Kurban, Diskanak Kabupaten Bogor Minta Warga Gunakan Plastik Food Grade

Ilustrasi daging kurban. (foto/ANTARA)
Ilustrasi daging kurban. (foto/ANTARA)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Bogor menghimbau warga untuk menggunakan kantong plastik berstandar food grade dalam membungkus daging kurban.

Food grade adalah jenis plastik yang aman digunakan untuk kemasan makanan karena telah melalui uji keamanan dan terbukti tidak mengandung zat berbahaya

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Diskanak Kabupaten Bogor, Drh. Hardy Hendriwan menjelaskan, jika daging kurban dibungkus menggunakan plastik daur ulang, dikhawatirkan, bahan plastik tersebut menempel pada daging.

Baca Juga:Wacana Masuk Sekolah Pukul 06.30 WIB Masih Dikaji, Jam Malam Anak Diperketat10.000 Ibu Dapat Edukasi Gizi Anak Lewat Kolaborasi Alfamart dan SGM Eksplor, Targetkan 100 Titik

“Ga dianjurin (plastik daur ulang), karena yang daur ulang ketahuan, agak kasar. Takutnya bahan plastiknya menempel pada daging. Sehingga merugikan,” ujarnya, Kamis (5/6).

Menurutnya, bahan dari plastik daur ulang yang digunakan untuk daging kurban, berbahaya bagi kesehatan masyarakat.

Adapaun dampak bahaya kesehatan, kata dia, nantinya kandungan dari bahan plastik itu akan menempel pada daging kurban.

“Sehingga terserap sama tubuh, pasti dampaknya ke tubuh itu sendiri. Apakah itu menjadi kanker atau segala macem tapi itu dalam waktu yang lama,” katanya.

Senada dengan Hardy, Medik Veteriner Ahli Muda Diskanak Kabupaten Bogor, Drh. Siswiyani mengungkapkan, plastik yang berstandar food grade perlu digunakan oleh masyarakat saat menerima daging kurban.

Kemudian, ia juga menganjurkan, agar masyarakat menggunakan wadah plastik, seperti thinwall asal berstandar food grade.

“Jadi memang yang dianjurkannya menggunakan wadah plastik boleh, thinwall boleh. Asal itu food grade,” tuturnya.

Baca Juga:Hadapi Persaingan Ketat, Awi Sampurasun Farm Tawarkan Hewan Kurban Premium Bernilai SosialBertambah, Dua Anak Binturong Lahir di Bandung Zoo

“Jadi kan tidak memengaruhi atau merusak kualitas dari daging kurbannya seperti itu,” pungkasnya.

0 Komentar