Keputusan penunjukan SJH sebagai tuan rumah juga disambut positif oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang turut hadir dalam peninjauan. Ia menegaskan komitmen Pemprov Jabar untuk mendukung penuh perhelatan ini.
“Seluruh kelengkapan akan diaudit oleh PSSI dan kekurangan akan segera diperbaiki. Ini kesempatan baik bagi Jawa Barat. Saya juga akan langsung menjadi koordinator keamanan dan suporter, khususnya bobotoh, untuk menjaga ketertiban,” tegas Dedi.
Dedi pun menghimbau kepada bobotoh untuk menjaga etika dan menjadi suporter yang baik saat pelaksanaan turnamen pramusim ini berlangsung.
Baca Juga:Audiensi dengan Pemkot, Satgas Anti Rentenir Bandung Terima 500 Laporan Warga dalam SetahunSatpol PP Kabupaten Bogor Siap Gelar Patroli Malam, Awasi Pelajar di Atas Jam 9
“Selanjutnya pada para bobotoh karena ini adalah kegiatan internasional dan ini Piala Presiden, kita semua harus menjaga etika dalam bermain sepak bola dan menjadi suporter yang baik. Berbagai peristiwa yang terjadi beberapa waktu yang lalu mohon jangan diulangi dan saya akan langsung menjadi koordinatornya, jadi para bobotoh agar mengikuti kegiatan dengan tertib,” terangnya.
Sementara itu, Ketua PSSI Erick Thohir saat video call bersama Ara menyatakan jika Piala Presiden 2025 akan diikuti oleh enam tim, termasuk dua dari luar negeri. Oxford United dari Inggris dan Port FC dari Thailand dipastikan ambil bagian.
“Insya Allah pesertanya kan enam. Satu dari Inggris, Oxford United timnya Ole, satu lagi Port FC timnya Asnawi Thailand. Lalu juara Liga Persib Bandung, lalu kita juga mau coba kumpulkan pemain terbaik yang ada di Liga yang orang Indonesia supaya dapat jam terbang. Itu namanya Liga Indonesia All Star, nanti sistem pemainnya divoting sama semua dan suporter. Lalu dua lagi kita lagi masih diskusi dengan klub makanya sekarang di kongres ada dua klub yang sepertinya kita mau undang tetapi tentu kita lihat dari track record Liga dan Piala Presiden nanti,” pungkasnya.
