Kecamatan Gedebage Usulkan Pembangunan Dua Kolam Retensi Baru untuk atasi Banjir

Ilustrasi: Banjir menggenangi Gedebage beberapa waktu lalu. Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
Ilustrasi: Banjir menggenangi Gedebage beberapa waktu lalu. Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES  – Dalam upaya menanggulangi banjir yang kerap melanda sejumlah kawasan di Kecamatan Gedebage, aparat kewilayahan setempat tengah mengusulkan pembangunan dua kolam retensi baru kepada Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Bandung.

Camat Gedebage, Jaenudin menyebut, usulan pertama adalah pembangunan Kolam Retensi Rancabolang 4. Hal ini menyusul kepemilikan lahan milik Pemerintah Kota Bandung seluas 1,1 hektare, lokasinya berada di dekat klaster Cempaka Adipura dan Kantor Dinas Perhubungan Kota Bandung.

“Kolam Retensi Rancabolang 4 ini akan melengkapi tiga kolam sebelumnya yang sudah ada, yakni Rancabolang 1, 2, dan 3,” ujar Jaenudin, ditemui di kantor Kecamatan Gedebage, Rabu (4/6).

Baca Juga:Disdik akan Gelar Tes Terstandar untuk SPMB Jalur Prestasi22,5 Persen Jalan Kota Banjar Rusak, Gubernur Jabar Janji Perbaikan Tuntas 3 Tahun

Namun, diakui Jaenudin, proses pembangunan di lokasi ini menghadapi beberapa kendala, terutama terkait akses masuk alat berat ke lokasi. Satu-satunya akses yang memungkinkan harus melewati kawasan permukiman Klaster Cempaka Adipura, yang memerlukan pembukaan tembok.

Selain itu, akses tersebut juga melintasi lahan milik warga yang memerlukan koordinasi dan komunikasi lebih lanjut.

Kendala serupa juga ditemukan jika masuk melalui jalur Kantor Dishub, karena masih harus melewati lahan milik pihak lain. Oleh karena itu, pihaknya menilai perlunya pendekatan kepada pemilik lahan dan warga setempat sebelum pelaksanaan proyek dapat dimulai.

Sementara itu, usulan kedua adalah pembangunan Kolam Retensi Rancanumpang yang terletak di dekat kawasan Cempaka Arum. Lanjut Jaenudin, lokasi tersebut tersedia lahan milik Pemkot Bandung seluas 1,7 hektare.

Sebagian dari lahan tersebut direncanakan untuk Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), sementara sisanya akan dimanfaatkan untuk Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan diusulkan sebagai lokasi kolam retensi.

“Kedua kolam ini diharapkan bisa menjadi solusi penanganan banjir di wilayah Rancanumpang dan Cempaka Arum yang termasuk Area 4, serta mendukung penanganan banjir di Area 1, 2, dan 3 di sekitar Rancanumpang,” jelasnya.

Kedua usulan ini sudah diajukan guna pengkajian oleh DSDABM Kota Bandung. Pihaknya berharap, hal ini bisa segera direalisasikan guna mengurangi dampak banjir yang selama ini menjadi permasalahan rutin di Gedebage. (Dam)

0 Komentar