JABAR EKSPRES – Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar bakal menggelar tes terstandarItu merupakan salah satu opsi penilaian dalam jalur prestasi di SPMB.
Rangkaian tes terstandar itu telah diuji coba, Rabu (4/6). Sehingga mekanisme itu siap dilaksanakan di Jabar.
Wakil Koordinator SPMB Disdik Jabar, Dian Peniasyani menguraikan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah sarana dan prasarana untuk tes tersebut, mulai dari infrastruktur jaringan dan sistem pendukung lainnya.
Baca Juga:22,5 Persen Jalan Kota Banjar Rusak, Gubernur Jabar Janji Perbaikan Tuntas 3 TahunDLH Warning Perusahaan Cimahi, Denda Administratif Siap Diterapkan Jika Lalai Kelola Lingkungan
Mekanisme tes berbasis online, sehingga siswa yang akan mengikuti tes perlu membawa sejumlah perangkat, seperti ponsel pintar atau laptop.
“Ini nanti basisnya online, jadi perlu bawa laptop atau smartphone,” cetusnya.
Nantinya tes terstandar itu akan terdiri dari 30 soal pilihan ganda, siswa harus menyelesaikan dalam waktu 90 menit. Materi yang diujikan mencakup pengetahuan umum, numerik, dan beberapa bidang lainnya.
“waktu 90 menit cukuplah,” sambungnya.
Penerapan tes terstandar ini merupakan inovasi baru dalam proses seleksi SPMB, dan pemerintah daerah diperbolehkan menggelar tes tersebut yang bagian alternatif dalam penilaian jalur prestasi.
Pendaftaran SPMB 2025 dijadwalkan mulai 10 Juni, sementara pelaksanaan tes terstandar akan berlangsung pada awal Juli 2025.
Secara jadwal, SPMB di Jabar dibagi dalam dua tahap. Untuk pendaftaran tahap pertama akan berlangsung pada 10-16 Juni, dengan jadwal daftar ulang pada 20-23 Juni.
Rinciannya untuk tahap pertama di SMA dibagi dalam beberapa jalur dan kuota, yakni jalur domisili dengan 35 persen, jalur afirmasi dengan 30 persen dan mutasi 5 persen.
Baca Juga:Perumdam Tirta Anom Luncurkan Pemutihan Piutang Rp1,78 MiliarSiswa di Jabar Masuk Lebih Pagi, Dedi Mulyadi: Bisa Dibuat Ketentuan Khusus Menyesuaikan Daerah
Untuk SMK terbagi dalam jalur domisili terdekat 10 persen, afirmasi 30 persen, mutasi 5 persen dan persiapan kelas industri 20 persen.
Sedangkan untuk tahap 2 SPMB, pendaftarannya dimulai pada 24 Juni – 01 Juli, ujungnya adalah masa daftar ulang pada 10 – 11 Juli.
Tahap ini juga dirincikan dalam beberapa jalur dan kuota. Untuk SMA, ada jalur prestasi akademik dengan kuota 30 persen, lalu prestasi non akademi dengan kuota yang ditetapkan satuan pendidikan.
Sementara untuk SMK, dirincikan dalam jalur prestasi akademik dengan kuota 30 persen dan prestasi non akademik 5 persen.(son)
