Siswa di Jabar Masuk Lebih Pagi, Dedi Mulyadi: Bisa Dibuat Ketentuan Khusus Menyesuaikan Daerah 

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengarahkan agar jam masuk siswa lebih pagi di Jawa Barat. Namun hal itu akan ada ketentuan turunan yang menyesuaikan kondisi wilayah.

Hal itu diungkapkan saat ditemui di Gedung Sate, Rabu (4/6). Ia menerangkan, ketentuan masuk lebih pagi itu sebenarnya telah diterapkan saat ia menjabat sebagai Bupati Purwakarta.

“Dulu saat saya jadi bupati, mulai (masuk sekolah.red) pukul 06.00,” jelasnya.

Baca Juga:Lawan Rentenir! Kopdes Merah Putih Bantu Masyarakat Desa Tingkatkan EkonomiWamen PKP Bantah Isu Luas Rumah Subsidi Diperkecil, Siapkan yang Layak dan Sehat

KDM melanjutkan, yang terpenting ketentuan umumnya adalah masuk pukul 06.30. Setelahnya bisa dibuat ketentuan khusus.

“Menurut kami, untuk daerah pelosok atau pegunungan itu kalau SD banyak yang dekat. Tapi memang untuk tingkat SMA ada yang jauh,” sambungnya.

KDM menegaskan, sanksi khusus juga akan diberlakukan bagi pelanggar. “Ada SP 1, lalu selanjutnya ada pembinaan ke barak (Pendidikan Militer.red),” cetusnya.(son)

0 Komentar