Isi Chat Jadi Bukti Kunci Pembunuhan Nenek oleh Cucunya di Ciamis

Jasad Cucu Cahyati ditemukan setelah tim gabungan TNI-Polri, BPBD, perangkat desa, dan warga (total 50 personel) menyisir kolam ikan dan aliran sungai
Jasad Cucu Cahyati ditemukan setelah tim gabungan TNI-Polri, BPBD, perangkat desa, dan warga (total 50 personel) menyisir kolam ikan dan aliran sungai
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Seorang nenek berusia 60 tahun, Cucu Cahyati, diduga dibunuh oleh cucunya sendiri, SA (18), di Dusun Citengah, Desa Sukamulya, Kecamatan Cihaurbeuti. Peristiwa keji terjadi Senin (1/6/2025) sore, sementara jasad korban baru ditemukan Selasa (2/6/2025) pagi di jurang tersembunyi berjarak 500 meter dari rumah.

Kapolres Ciamis AKBP Akmal mengungkapkan bukti kunci berasal dari chat pelaku kepada ibunya, yang bekerja sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Taiwan.

“Dari chat terduga pelaku, kami mulai penyelidikan, identifikasi korban, dan akhirnya temukan jasad dalam keadaan meninggal,” tegas Akmal, Selasa (3/6/2025). Sa diketahui mengaku membunuh neneknya via pesan, lalu kabur.

AKBP Akmal menyatakan fokus kini pada penangkapan SA.

Baca Juga:Kasus Diabetes di Jabar Mengkhawatirkan, Warga Diimbau Terapkan Gaya Hidup SehatDinkes Jabar Tindaklanjuti Edaran Kemenkes Terkait Kewaspadaan Covid-19

“Kami telah identifikasi pelaku. Targetnya segera diamankan,” pungkasnya. Pencarian melibatkan penyelidikan mendalam dan patroli intensif di wilayah Ciamis hingga ke luar kota.

Jasad Cucu Cahyati ditemukan setelah tim gabungan TNI-Polri, BPBD, perangkat desa, dan warga (total 50 personel) menyisir kolam ikan dan aliran sungai. Lokasinya di selokan Ciarileu, Dusun Petir, jurang sedalam 10 meter tertutup rimbun pepohonan. “Kondisi jasad tersembunyi oleh vegetasi lebat,” ujar Kades Sukamulya, Nana Rohana.

Menurut tokoh masyarakat Dedi Suhendi, laporan awal datang dari warga. Saat tim tiba, rumah korban telah dipasangi police line. “Di dalam hanya ditemukan bercak darah, tanpa jasad,” jelas Dedi. Keluarga melaporkan Cucu Cahyati hilang dua hari sebelum penemuan mayat. (CEP)

0 Komentar