BANDUNG – Pimpinan DPRD Kota Bandung, Edwin Senjaya, menerima kunjungan komunitas lanjut usia (lansia) dari Kelurahan Rancanumpang, Kecamatan Gedebage, dalam rangka memperingati Hari Lansia yang diperingati setiap 29 Mei. Acara yang digelar di Ruang Rapat DPRD Kota Bandung, Selasa (3/6), bertema “Lansia Terawat, Indonesia Bermartabat.”
Dalam kunjungan ini, lansia Rancanumpang menyampaikan aspirasi untuk mewujudkan Kelurahan Rancanumpang sebagai kelurahan ramah lansia, sejalan dengan visi Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung yang telah mendeklarasikan Kota Bandung sebagai kota ramah lansia sejak 2020.
Edwin Senjaya menegaskan komitmen DPRD untuk mendukung aspirasi tersebut. “Insyaallah, kami di DPRD akan mendukung keinginan ini untuk mewujudkan Kelurahan Rancanumpang yang ramah lansia,” ujarnya.
Baca Juga:Ono Surono Dukung Sekolah Masuk Lebih PagiUnpad Tegaskan Tak Terlibat dalam Acara Silaturahmi & Diskusi Kebangsaan GAUM-K di Bandung
Menurutnya, konsep kota ramah lansia berfokus pada pemberdayaan lansia agar tetap produktif, baik secara fisik maupun kognitif. “Kita harus ajak mereka tetap bergerak dengan kegiatan yang menyehatkan jasmani, seperti senam, serta mengasah kemampuan berpikir melalui aktivitas yang mendukung,” tambah Edwin.
Ia juga menyoroti pentingnya fasilitas penunjang aktivitas lansia, seperti program Pos Binaan Terpadu (Posbindu) yang dijalankan PKK untuk memantau kesehatan lansia. “Kegiatan ini perlu dilakukan secara simultan, termasuk melalui pelatihan-pelatihan yang dapat disalurkan melalui aspirasi dewan saat reses,” jelasnya.
Edwin menambahkan, di negara maju, lansia tetap produktif, dan hal ini ingin diwujudkan di Kota Bandung. Namun, ia mengakui tantangan untuk mengubah pola pikir masyarakat, mengingat riset menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia cenderung kurang aktif bergerak. “Perlu ikhtiar dari semua pihak, mulai dari pemerintah, legislatif, hingga masyarakat itu sendiri untuk membangun visi ini,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Komunitas Senam Kelurahan Rancanumpang, Susanti Rahayu, menyampaikan rasa syukur atas kesempatan bertemu dengan DPRD untuk menyampaikan aspirasi warga lansia. “Kami ingin pemberdayaan lansia, misalnya melalui pelatihan seperti kecantikan dan lainnya. Kami juga rutin mengadakan senam bersama komunitas lain sebagai bagian dari kegiatan lansia di kelurahan ini,” ungkapnya.
Susanti berharap lansia tidak hanya berdiam diri, tetapi dapat hidup mandiri dan berkontribusi bagi kemajuan masyarakat. “Dengan kemandirian lansia, Insyaallah Indonesia semakin maju dan sejahtera,” tutupnya.
