Desa Sariwangi Didorong Bentuk Unit Pengelolaan Sampah, Jadi Etalase Perubahan KBB

Perkumpulan Pengelola Sampah dan Bank Sampah Nusantara (Perbanusa) Kota Cimahi /Firman Satria/Jabar Ekspres/
Perkumpulan Pengelola Sampah dan Bank Sampah Nusantara (Perbanusa) Kota Cimahi /Firman Satria/Jabar Ekspres/
0 Komentar

Dengan demikian, kata dia, bukan hanya sampah yang tertangani, tetapi kesejahteraan sejumlah warga juga akan meningkat. Bahkan unit bisnis ini bisa berkontribusi terhadap perolehan sertifikat untuk KDMP Desa Sariwangi.

Wahyu menambahkan, Perbanusa siap membantu proses inisiasi dan implementasi jika dibutuhkan. Ia menekankan pentingnya melihat persoalan bukan sebagai hambatan, melainkan tantangan yang harus diselesaikan secara kolaboratif.

“Lebih baik menjadikan masalah sebagai tantangan, lalu sinergi dan kolaborasi bersama, untuk hasilkan solusi terintegrasi tanpa dampak samping,” ujarnya.

Baca Juga:Dominasi yang Terus Terjaga: Jatayu U-10 dan Pajagalan U-12 Pertahankan Gelar di MilkLife Soccer Challenge Bandung 2025Ngeri! Pemuda Tanpa Identitas Tewas Terlindas Truk Tambang di Parungpanjang 

Ia juga menyebut, sebagai desa perlintasan, Desa Sariwangi memiliki peran strategis dalam mencerminkan kesiapan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat terhadap warganya. Menurutnya, perubahan di Desa Sariwangi akan menjadi gambaran baru wajah Pemkab Bandung Barat.

“Anggaplah ini di sebuah teras muka yang bisa ditampilkan Pemkab Bandung Barat kepada pihak lain. Jika Desa Sariwangi berubah, publik akan percaya bahwa Pemkab Bandung Barat saat ini berbeda. Tapi jika tidak ada perubahan, maka jelas masih seperti inilah sikapnya terhadap warganya,” tegas Wahyu.

Ia pun menggarisbawahi tiga pekerjaan rumah (PR) utama bagi Pemkab Bandung Barat dan Pemerintah Desa Sariwangi, pengelolaan sampah tuntas, drainase memadai di seluruh wilayah, serta mempertahankan dan menambah daerah resapan air agar curah hujan tidak hanya menjadi air larian.

Namun, ia menekankan bahwa perubahan tidak sepenuhnya harus menunggu inisiatif dari Pemkab.

“Dibutuhkan pendekatan pragmatis dari seluruh warga Desa Sariwangi. Agar nama desa ini memang wangi, menjadi etalase perubahan peradaban yang semakin berkualitas dari warga Kabupaten Bandung Barat,” pungkasnya. (Mong)

0 Komentar