Meskipun emas perhiasan seringkali memiliki kadar emas yang tinggi, biasanya antara 75% hingga 99%, harga jualnya bisa dipengaruhi oleh biaya pembuatan, desain, dan brand perhiasan tersebut.
Keuntungan emas perhiasan terletak pada nilai artistiknya yang bisa memberikan kepuasan tersendiri bagi pemiliknya. Namun, ketika menjual kembali, harga perhiasan tidak hanya dihitung berdasarkan harga emas murni, tetapi juga mempertimbangkan ongkos pembuatan dan nilai tambah desainnya.
Oleh karena itu, meskipun emas perhiasan bisa menjadi pilihan yang menyenangkan untuk investasi, namun potensi keuntungan yang didapatkan saat menjualnya kembali bisa lebih rendah dibandingkan dengan emas Antam.
Potensi Keuntungan
Baca Juga:Siap Bongkar Tabungan, Ini Harga Tiket Konser BLACKPINK World Tour 2025Astra Honda Bidik Sepang Jadi Target Dominasi CBR Series Berikutnya
Jika tujuan utama Anda adalah untuk investasi jangka panjang dengan tujuan memperoleh keuntungan dari kenaikan harga emas, emas Antam adalah pilihan yang lebih menguntungkan. Hal ini disebabkan oleh kemurnian yang tinggi, harga yang lebih stabil, serta likuiditas yang lebih mudah saat dijual kembali.
Namun, jika Anda ingin berinvestasi dalam bentuk emas yang juga memiliki nilai estetika dan dapat digunakan sebagai perhiasan pribadi, emas perhiasan bisa menjadi alternatif. Perlu dicatat bahwa investasi ini lebih cocok untuk orang yang menginginkan kombinasi antara investasi dan kebutuhan gaya hidup.
Dalam hal investasi, emas Antam lebih menguntungkan bagi mereka yang ingin fokus pada potensi keuntungan jangka panjang dari kenaikan harga emas murni.
Emas Antam lebih stabil, lebih mudah dijual, dan lebih transparan dalam hal harga. Sedangkan emas perhiasan, meskipun lebih menarik secara estetika dan dapat digunakan sehari-hari, cenderung memiliki harga jual kembali yang lebih rendah karena faktor biaya pembuatan dan desain.
Jadi pilihan terbaik tergantung pada tujuan investasi, apakah Anda lebih mengutamakan keuntungan finansial atau keindahan perhiasan.
