Kompensasi Sopir Angkot Puncak Bogor akan Ada Lagi, Dedi Mulyadi Beri Syarat: Sabtu Minggu Libur! 

Ilustrasi penyerahan kompensasi kepada sejumlah sopir angkot hingga tukang becak saat lebaran lalu.
Ilustrasi penyerahan kompensasi kepada sejumlah sopir angkot hingga tukang becak saat lebaran lalu.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Gubernur Jabar Dedi Mulyadi bakal kembali memberi kompensasi kepada sopir angkot di Puncak Bogor. Namun ada syarat yang harus dipenuhi, mereka harus libur beroperasi di Sabtu – Minggu.

Langkah itu diambil untuk merespons kemacetan yang terjadi di Puncak Bogor pada libur akhir pekan, seperti yang diungkapkan Dedi Mulyadi, Jumat (30/5).

“Puncak macet lagi, saya sudah telephone kang Dadang. Untuk antisipasi,” katanya.

Baca Juga:God Bless Siap Guncang GBK di Laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Timnas Indonesia vs ChinaWali Kota Bogor Dorong Kolaborasi Antar Lansia untuk Meningkatkan Kualitas Hidup

Dalam video yang juga dibagikan melalui akun medsosnya itu, Dedi Mulyadi menambahkan. Pihaknya bakal melaksanakan lagi kebijakan yang sempat dilakukan di momen lebaran lalu.

“Nanti didata hari ini. Sopir angkot diliburkan lagi Sabtu Minggu. Nanti saya kasih kompensasi,” jelasnya.

Namun pria yang akrab disapa KDM itu menegaskan, pemberian kompensasi itu jangan sampai mengulang kejadian saat momen lebaran lalu. Yakni dugaan pungli oleh sejunlah oknum terkait penyaluran kompensasi.

“Tapi jangan ada kejadian kemarin (Pungli.red). Sehingga dalam 2 hari seluruh angkot di Puncak Bogor diliburkan,” jelasnya.

Ia berharap kebijakan itu jadi salah satu langkah untuk menekan kemacetan di Puncak Bogor. Sehingga wisatawan yang berkunjung bisa berbahagia. Tidak justru dipusingkan karena macet.(son)

0 Komentar