JABAR ESKPRES – Kali ini, kita akan membahas mengenai uang yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia. Meskipun belum masuk kategori “uang kuno”, uang-uang ini bisa dikategorikan sebagai uang lama. Secara aturan, uang ini masih merupakan alat pembayaran yang sah karena belum dicabut dari peredaran oleh Bank Indonesia.
Sebelumnya, kami telah membahas tentang uang keluaran tahun 1992. Nah, kali ini kita akan membahas uang keluaran tahun 1990-an lainnya.
Uang Kuno Keluaran 1990-an Termahal
Pecahan Rp10.000 Tahun Emisi 1998
Uang pecahan Rp10.000 ini menampilkan gambar pahlawan nasional dari Aceh, Cut Nyak Dhien, pada bagian depan. Tahun emisinya adalah 1998. Bila diterawang, terdapat watermark berupa gambar WR Supratman. Warna dominan pada uang ini adalah merah muda (pink).
Baca Juga:Aplikasi Rice Rich Modus Investasi Beras dengan Keuntungan Tak Masuk AkalJangan Beli HP Sebelum Lihat Infinix Hot 60 Pro Plus Ini!
Pada bagian belakang, terdapat gambar Danau Segara Anak. Karena uang ini masih cukup banyak beredar dan masih merupakan alat pembayaran yang sah, harganya relatif terjangkau. Dalam kondisi paling prima (UNC – uncirculated, belum pernah beredar), uang ini biasanya dijual seharga Rp30.000 hingga Rp50.000 di toko daring.
Pecahan Rp20.000 Tahun Emisi 1998
Pecahan Rp20.000 tahun 1998 ini didominasi warna hijau. Pada bagian depannya terdapat gambar Ki Hajar Dewantara dan watermark yang kemungkinan juga merupakan gambar beliau. Uang ini menggambarkan tema pendidikan, terlihat dari ilustrasi kegiatan belajar mengajar pada bagian belakang.
Karena pecahannya cukup besar dan sudah jarang digunakan dalam transaksi sehari-hari, uang ini cukup langka ditemui. Dalam kondisi prima (UNC), harganya berkisar antara Rp50.000 hingga Rp100.000, tergantung kualitas.
Pecahan Rp50.000 Tahun Emisi 1999
Uang kuno pecahan Rp50.000 ini memuat gambar WR Supratman, pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya, pada bagian depan. Tahun emisinya adalah 1999. Bila diterawang, watermark-nya adalah gambar HOS Tjokroaminoto.
Pada bagian belakang, terdapat gambar upacara peringatan 17 Agustus, kemungkinan di Istana Merdeka. Dalam kondisi UNC, uang ini bisa dihargai hingga Rp150.000 per lembar.
Pecahan Rp50.000 “25 Tahun Indonesia Membangun” (1995)
Uang ini sering disebut sebagai “uang Pak Harto” karena menampilkan Presiden Soeharto. Terdapat tulisan “25 Tahun Indonesia Membangun”, sesuai gelar beliau sebagai Bapak Pembangunan. Terdapat dua versi: tahun emisi 1993 dan 1995 dengan desain yang sama.
