JABAR EKSPRES – Sebanyak 42 pasangan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pejabat Eselon II dan III di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Keluarga Berintegritas yang digelar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berkolaborasi dengan Pemkot Bogor.
Mengusung tema “Mewujudkan Keluarga Berintegritas Melalui Penanaman Nilai-Nilai Antikorupsi”, kegiatan yang diinisiasi Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat (Dit. Permas) KPK itu, berlangsung di Hotel Salak The Heritage, Kota Bogor, Senin (26/5).
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menuturkan pentingnya membangun integritas dimulai dari lingkungan keluarga sebagai pondasi utama dalam menjalankan tugas pelayanan publik yang maksimal.
Baca Juga:PT Maega Semesta Persada yang Diduga Belum Berizin Hadiri Panggilan Satpol PP Sumedang, Diminta Selesaikan IniPrevalensi Stunting di Kabupaten Bandung Turun 5,1 Persen, Dinkes: Berkat Kolaborasi Pentahelix
Ia menilai keluarga yang kuat dan jujur akan melahirkan individu-individu yang memiliki tanggung jawab moral dalam menjalankan amanah sebagai pelayan publik.
Seluruh jajaran pemerintah, sambung Dedie, memiliki tugas berat di depan mata, sehingga penting untuk menjaga integritas dan menjauhkan diri dari gaya hidup mewah atau flexing yang dapat merusak kepercayaan publik.
“Kita mengharapkan keluarga bisa menjadi pengawas pertama ketika pasangannya menjabat agar hidup lebih baik dengan hal-hal yang halal, menjalankan amanah dari masyarakat, dan hidup sederhana tanpa menampilkan gaya hidup berlebihan,” jelas Friesmount.
