Membongkar Skema Ponzi di Balik Aplikasi Rinck dan AMV

Skema Ponzi di Balik Aplikasi Rinck
0 Komentar

Uang yang dibayarkan kepada pengguna di aplikasi ini sebenarnya berasal dari deposit member lainnya. Ketika nantinya aplikasi ini berakhir scam, akan muncul banyak korban. Dengan kata lain, jika kalian mendapatkan uang dari sistem ini, maka kalian sejatinya menerima uang dari kerugian orang lain. Artinya, kalian secara tidak langsung mengambil hak milik orang lain.

Selain itu, aplikasi penipuan seperti ini biasanya mencatut nama perusahaan yang benar-benar ada. Jika kita cari di Google, memang ada perusahaan dengan nama Rinck, yaitu Rinck Advertising. Situs resmi mereka adalah rinckadvertising.com.

Sedangkan situs yang digunakan oleh aplikasi palsu ini adalah rinck8.com. Dari nama domainnya saja sudah terlihat jelas bahwa ini adalah investasi bodong yang menggunakan nama perusahaan asli untuk menipu. Perusahaan Rinck Advertising yang asli tidak memiliki program seperti memberikan rating foto untuk mendapatkan uang, sebagaimana diklaim oleh aplikasi penipu ini.

Baca Juga:Catat! 6 Uang Kuno Ini Bisa Dijual Harga Fantastis Suatu Saat NantiAplikasi Rice Rich Modus Investasi Beras dengan Keuntungan Tak Masuk Akal

Aplikasi semacam ini biasanya hanya menguntungkan orang-orang yang bergabung di awal, karena mereka menggunakan sistem referal berjenjang hingga tiga level:

– Level pertama: 12%

– Level kedua: 4%

– Level ketiga: 2%

Jadi jangan heran apabila banyak orang yang mengundang kalian untuk bergabung, karena mereka mendapatkan komisi dari setiap orang yang berhasil mereka rekrut. Bahkan, aplikasi ini juga menawarkan komisi tambahan berupa rabate.

Yang lebih menggelikan lagi, dalam aplikasi ini juga terdapat “jabatan” tertentu. Jabatan paling rendah disebut Interassistant, di mana jika kalian berhasil mengundang 15 orang, akan mendapatkan “gaji bulanan” sebesar Rp2.500. Sementara jabatan tertinggi disebut Marketing Director, yang diklaim bisa memperoleh gaji bulanan hingga Rp135 juta.

Pada kenyataannya, sistem seperti ini hanyalah cara agar pengguna patungan untuk membayar para leader di atas mereka. Maka, tidak mengherankan jika banyak orang memaksa atau membujuk kalian untuk ikut bergabung, karena mereka sedang mengejar komisi dari hasil mengajak orang lain.

Selanjutnya, di dalam aplikasi ini terdapat fitur yang disebut “Lucky Wheel” atau roda keberuntungan. Untuk dapat memutarnya, kemungkinan pengguna harus terlebih dahulu melakukan deposit atau mengundang orang lain. Hadiah yang diberikan dalam fitur ini sejatinya berasal dari dana deposit para anggota, bukan dari pihak perusahaan atau sponsor seperti yang seharusnya terjadi dalam sistem yang sehat.

0 Komentar