Daftar 10 Negara dengan Mata Uang Terlemah di Dunia 2025, Ada Indonesia!

Negara dengan Mata Uang Terlemah di Dunia 2025
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Sejumlah negara kini harus menerima kenyataan pahit dengan menyandang status sebagai pemilik mata uang terlemah di dunia.

Saat ini, rasanya tidak mungkin lagi menutup mata terhadap ketidakpastian ekonomi global yang menjadi momok menakutkan bagi hampir semua negara di dunia. Beberapa negara mungkin masih mampu bertahan dengan menerapkan kebijakan moneter dan fiskal yang ketat.

Namun, kenyataannya, lebih banyak negara yang justru mengalami kesulitan dalam menjaga kestabilan nilai tukar mata uang mereka terhadap dolar Amerika Serikat yang kian menguat di pasar global.

Baca Juga:10 Tempat Wisata Jakarta Terkeren Pada Tahun 20259 Batu Permata Termahal di Dunia Ini Dijual Hingga Miliaran per Karat

Mata Uang Terlemah di Dunia

Berikut ini adalah daftar 10 mata uang terlemah di dunia tahun 2025 beserta penyebab kejatuhannya.

  1. Rial Iran – Mata Uang Terlemah di Dunia 2024

Di urutan pertama terdapat Rial Iran, yang menjadi mata uang dengan nilai tukar paling lemah di dunia pada tahun 2024. Nilai tukarnya sangat rendah, yaitu 1 dolar Amerika setara dengan 42.000 rial Iran. Sebenarnya, kondisi ini bukan hal yang baru bagi Iran. Sejak terjadinya Revolusi Islam pada tahun 1979, situasi politik di negara tersebut menjadi tidak stabil. Akibatnya, banyak perusahaan asing memutuskan untuk keluar dari Iran.

Keadaan semakin memburuk ketika Iran terlibat perang besar dengan Irak pada dekade 1980-an. Selain itu, program nuklir Iran juga memicu sanksi ekonomi berat dari negara-negara Barat.

Sebagai respons terhadap tekanan ekonomi tersebut, pemerintah Iran mencoba mengendalikan akses masyarakat terhadap mata uang asing. Sayangnya, kebijakan ini justru memicu pertumbuhan pasar valuta asing gelap, di mana masyarakat harus mendapatkan dolar atau euro melalui jalur tidak resmi dengan nilai tukar yang jauh lebih tinggi.

Di sisi lain, kondisi dalam negeri juga mengalami tekanan. Berdasarkan data dari Trading Economics, tingkat pengangguran di kalangan pemuda Iran meningkat menjadi 20,2% pada kuartal IV tahun 2024, naik dari 19,4% pada kuartal sebelumnya. Hal ini mencerminkan kondisi ekonomi yang semakin sulit, terutama bagi generasi muda yang baru memasuki dunia kerja.

  1. Dong Vietnam – Lemah Tapi Tangguh

0 Komentar