JABAR EKSPRES – Motor matic premium seperti Honda PCX memang terlihat elegan dan menawarkan kenyamanan berkendara. Motor matic dengan kapasitas mesin besar seperti Honda PCX dan Honda Stylo 160 kini semakin digemari oleh konsumen.
Meski terbilang lebih mahal menembus Rp40 jutaan, dan menyasar segmen premium, tren menunjukkan banyak pembeli mulai meninggalkan motor matic kategori low seperti Honda Beat dan Scoopy, dan beralih ke tipe high-end.
Saat banyak orang tergiur membeli PCX dengan DP Rp0 dan cicilan ringan, Namun, banyak konsumen mulai mempertanyakan apakah motor ini benar-benar sepadan dengan harganya.
Baca Juga:Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2025 Resmi Dibuka, Simak Jadwal, Syarat, dan Cara DaftarnyaLink Tes Ujian Bucin Gamers Google Form DISINI Gratis, Tes Seberapa Tergila-gilanya Kamu Sama Game
sayangnya di balik tampilannya yang mewah dan mesinnya yang bertenaga, motor matic high seperti PCX dan Stylo juga memiliki sejumlah kelemahan yang perlu dipertimbangkan dan juga banyak pula yang akhirnya kecewa karena sejumlah kelemahan teknis dan desain. Berikut adalah 9 masalah utama Honda PCX yang kerap jadi bahan hujatan netizen:
Baca artikel lainnya: Inilah New Honda Vario 2025 dengan Mesin Kencang 160 CC
- Desain Depan yang Dianggap “Aneh”
Julukan “curut” yang disematkan pada Honda PCX bukan tanpa alasan. Bentuk lampu depan yang meruncing ke bawah menyerupai moncong tikus dianggap tidak proporsional, terutama jika dibandingkan dengan rival seperti Yamaha NMAX yang mengusung gaya sporty dan agresif.
Padahal, PCX memang dirancang sebagai motor elegan dengan desain membulat dan mengalir. Sayangnya, selera pasar Indonesia cenderung menyukai desain yang tajam dan berotot. Akibatnya, tampilan PCX jadi kurang diterima meskipun sudah dikembangkan oleh tim R\&D Honda Jepang.
- Harga Beli Lebih Mahal
Sudah menjadi hal yang wajar jika motor matic high dibanderol dengan harga lebih tinggi. Sebagai contoh, Honda PCX 160 bisa dibanderol dua kali lipat dari harga Honda Beat. Hal ini tentu menjadi pertimbangan utama bagi calon pembeli yang memiliki keterbatasan anggaran.
- Biaya Servis dan Perawatan Lebih Tinggi
Dengan kapasitas mesin yang besar dan teknologi yang lebih kompleks, biaya servis rutin dan perawatan motor seperti PCX dan Stylo cenderung lebih mahal. Komponen seperti CVT, oli, hingga suku cadang lainnya pun memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan motor matic low.
