Alih Fungsi Lahan Jadi Penyebab Belasan Titik Longsor Terjadi di Lembang

Satu rumah nyaris terbawa longsor di Lembang, Bandung Barat. Dok istimewa
Satu rumah nyaris terbawa longsor di Lembang, Bandung Barat. Dok istimewa
0 Komentar

Namun beberapa waktu terakhir, air seringkali meluap karena saluran kecil dan tersumbat yang memicu longsor hingga banjir.

“Memang penyebabnya cuaca, seperti hujan deras beberapa hari ini. Cuma memang harus diakui, di kawasan Lembang ini resapannya semakin berkurang, sehingga air tidak masuk ke tanah,” ujar Meidi.

Pihaknya hanya bisa mengantisipasi potensi dampak bencana khususnya pada korban luka dan jiwa dengan meningkatkan kewaspadaan masyarakat pada saat cuaca ekstrem terjadi.

Baca Juga:Tanggulangi Banjir, Wakil Wali Kota Cimahi Ungkap Kebutuhan Dana BesarPilot Project Program Pemberdayaan Sosial Hingga Rehabilitasi Kecanduan Judol

“Kita minta kewaspadaan masyarakat, kalau cuaca ekstrem mengungsi saja dulu supaya meminimalisir korban ketika bencana tiba-tiba terjadi,” kata Meidi.

Camat Lembang Bambang Eko, mengatakan alih fungsi lahan di kawasan hutan terutama di daerah utara Lembang kian tak terkendali.

“Kemudian penampungan air alami seperti situ, sekarang kan sudah menjadi rumah dan bangunan. Misalnya paling parah itu Situ PPI dan Situ Umar yang sekarang jadi tempat wisata,” kata Bambang.

Sehingga pada musim hujan yang cenderung ekstrem saat ini, intensitas air tinggi yang semestinya ditampung di saluran justru meluap ke jalan raya berujung banjir yang semakin parah.

“Memang kalau hujan besar seperti sekarang ini selalu banjir. Cuma kemudian juga surutnya cepat, karena saluran drainase induknya itu banyak yang tertutup saat pembangunan Alun-alun Lembang beberapa tahun lalu,” ujar Bambang. (Wit)

0 Komentar