Warga Kampung Areng Lembang Hidup Dalam Bayang-bayang Bencana

Petugas gabungan terdiri dari BPBD KBB, TNI/Polri, dan masyarakat saat membersihkan material longsor di Lembang, Bandung Barat. Dok BPBD KBB
0 Komentar

Ketua RW 11 Nandang mengatakan ratusan warga diungsikan sementara di dalam masjid terdekat dan tenda di halaman masjid. Langkah diambil karena tebing lokasi longsor labil dan rentan terjadi bencana susulan.

“Semuanya diungsikan ke masjid pakai tenda. Karena tanahnya labil khawatir longsor susulan. Total ada 31 KK yang mengungsi, kalau rumah ada 21 unit,” jelas Nandang saat ditemui di lokasi.

Nandang menjelaskan warga di pengungsian membutuhkan pasokan logistik, obat-obatan, makanan, alas tidur, dan makanan bayi. Masyarakat juga berharap ada kepastian soal relokasi rumah terdampak longsor agar ada kejelasan waktu tinggal di pengungsian.

Baca Juga:Pohon Tumbang di Dago Sebabkan 3 Orang Luka Ringan dan Tutup Akses Jalan, Warga Minta Pemkot Lakukan Pemangkasan Secara BerkalaJadi Ketua DPD PAN KBB, Jeje: Sudahi Konflik dan Jangan Berkubu! 

“Kemungkinan rumah-rumah ini harus direlokasi karena udah gak aman. Lokasi ini terlalu curam dan labil,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail mengatakan prioritas utama pihaknya yakni mengamankan warga agar dari potensi longsor susulan. Pihaknya akan menyiapkan tempat pengungsian yang lebih layak dari yang ditempati saat ini.

“Kondisinya memang berdesakan, yang penting semua aman dulu. Nanti kita siapkan tempat pengungsian yang lebih layak. Tidak ada korban, hanya seorang warga luka ringan karena tertimpa bangunan,” ujar Jeje saat meninjau lokasi longsor.

Penyebab longsor di Desa Wangunsari ini karena kondisi tanah yang labil diperparah dengan curah hujan tinggi yang mengguyur selama beberapa hari belakangan.

“Kalau dilihat, ini karena kondisi tanah tempat rumah berdiri sangat labil. Ditambah curah hujan yang tinggi, kita minta masyarakat tidak mendekat dulu karena potensi longsor susulan,” ujar Jeje. (Wit)

0 Komentar