Cimahi Jadikan Koperasi Merah Putih Motor Ekonomi Lokal

Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudhistira optimistis Cimahi dapat Menuntaskan Pembentukan Koperasi Merah Putih (Mong)
Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudhistira optimistis Cimahi dapat Menuntaskan Pembentukan Koperasi Merah Putih (Mong)
0 Komentar

JABAR EKSPRES– Pemerintah Kota Cimahi kebut pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh wilayahnya sebagai tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025. Targetnya, koperasi ini tuntas dibentuk di 15 kelurahan sebelum Hari Koperasi Nasional, 12 Juli 2025.

Kota Cimahi termasuk wilayah yang dinilai potensial menyelesaikan target lebih awal. Dengan skala kota yang lebih kecil dan koordinasi lintas sektor yang solid, pembentukan koperasi dinilai lebih mudah dijalankan.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi UKM dan Perindustrian (Disdagkoperin) Kota Cimahi, Hela Haerani, menekankan pentingnya koperasi sebagai solusi atas panjangnya rantai distribusi kebutuhan masyarakat.

Baca Juga:Hujan Deras Guyur Lembang: Banjir Kepung 3 Titik, Tebing 25 Meter Longsor Timpa WargaKejati Jabar Selidiki Dugaan Korupsi Belanja Tunjangan Perumahan DPRD di Indramayu

Menurut Hela, koperasi bukan sekadar simbol, tetapi harus menjadi pusat aktivitas ekonomi lokal yang mampu menjawab kebutuhan warga dan memperkuat pelaku usaha kecil.

“Melalui koperasi, masyarakat bisa mengakses bahan pokok dengan harga wajar, menyalurkan hasil produksi, bahkan mengembangkan usaha mikro. Kita fasilitasi hingga berbadan hukum, didampingi notaris dan konsultan koperasi,” kata Hela saat ditemui, Kamis (15/5/25).

Setelah proses sosialisasi, tahapan berikutnya akan dilanjutkan dengan musyawarah kelurahan (Muskel) di masing-masing wilayah. Tahapan ini disebut penting agar seluruh proses memiliki legitimasi administratif.

“Melalui semangat gotong royong dan keberpihakan pada ekonomi kerakyatan, Kota Cimahi optimistis menjadikan Koperasi Merah Putih sebagai pilar utama pemberdayaan ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Cimahi bergerak cepat menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 terkait percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Adhitia menegaskan, Pemerintah Kota Cimahi berkomitmen penuh menyukseskan program nasional tersebut secara tuntas di seluruh kelurahan.

“Keberhasilan pembentukan Koperasi Merah Putih tidak hanya menjadi tanggung jawab dinas teknis, tetapi juga seluruh lapisan kepemimpinan wilayah. Kami tidak bisa bekerja sendiri. Ini adalah kerja kolaboratif. Para camat dan lurah harus menjadi motor penggerak, karena merekalah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ucapnya.

Baca Juga:DLH Ciamis Klaim Genangan Air di Foodcourt Alun Alun Akibat Sumbatan SampahDedie Rachim Titipkan Pesan Khusus untuk Pengurus POW Kota Bogor

Adhitia mengaku optimistis Cimahi dapat menuntaskan pembentukan koperasi sebelum tenggat waktu. Namun, ia menyoroti, tantangan sebenarnya justru ada pada keberlanjutan koperasi setelah terbentuk.

“Yang paling susah itu adalah nanti menjaga koperasi ini untuk tetap survive dan going concern usahanya,”. tutupnya. (Mong)

0 Komentar