Lilin untuk Marsinah di Bandung, Semangat Perlawanan Buruh Perempuan Belum Padam

Sejumlah buruh dari Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Bandung Raya menyalakan lilin di depan tulisan dan foto Marsinah pada aksi mengenang 32 tahun kematian Marsinah di depan Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (8/5). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
Sejumlah buruh dari Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Bandung Raya menyalakan lilin di depan tulisan dan foto Marsinah pada aksi mengenang 32 tahun kematian Marsinah di depan Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (8/5). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

“Kita hari ini bukan tidak mau bermesraan dengan pemerintah, tapi belum saatnya,” ujarnya. Ia mengatakan pemerintah banyak membuat janji kepada buruh, namun jarang merealisasikan.

Meski berbagai aksi sudah dilakukan di banyak daerah, Eni menilai pemerintah belum benar-benar mendengarkan. “Mungkin didengar, tapi jarang direalisasikan,” katanya.

Dirinya mencontohkan, meskipun Mahkamah Konstitusi menyatakan UU Cipta Kerja inkonstitusional bersyarat, praktik di lapangan tak berubah.

Baca Juga:Setoran Dividen BUMN Dialihkan ke Danantara, Kemenkeu Putar Otak Cari Penerimaan LainMiris! Gegara Tak Diberi Jatah Istri, Suami Tega Rudapaksa Anak Tiri

Menurut Siti, perjuangan buruh belum selesai. Ia mendorong agar pemerintah daerah dan pusat benar-benar melaksanakan kebijakan yang mereka janjikan.

“Kalau memang menghapus sistem outsourcing, laksanakan. Jangan cuma janji di atas panggung,” pungkasnya.

0 Komentar