“Sesuai dengan kajian yang dilaksanakan oleh Inspektorat, bahwa kita itu minimal butuh 30 orang, terbagi 3 regu, 1 regu 10 orang. Jadi penanganannya jadi lebih lancar,” tegasnya.
Kondisi ini menjadi peringatan penting bagi pemerintah daerah, mengingat Kota Cimahi termasuk wilayah rawan bencana, seperti banjir dan angin kencang.
“Minimnya sumber daya manusia di tengah upaya menjaga ketersediaan logistik menjadi pekerjaan rumah yang belum terselesaikan menjelang puncak musim hujan,” tutupnya. (Mong)
