Gunakan metode alami seperti air hangat dan kain lembut.
Hindari penggunaan bahan kimia karena bisa merusak permukaan koin dan menurunkan nilainya di mata kolektor.
4. Kunjungi Kantor Bank Indonesia Terdekat
Bawa koin yang ingin ditukarkan ke kantor BI di kota Anda. Petugas akan membantu Anda menjalani proses penukaran mulai dari verifikasi hingga penyerahan dokumen yang diperlukan.
Anda tidak perlu mendaftar terlebih dahulu, namun pastikan membawa identitas diri seperti KTP dan buku rekening.
5. Proses Verifikasi oleh Petugas
Baca Juga:Inilah Deretan Batu Akik Termahal dan Paling Dicari Tahun 2025Cara Jual Uang Kuno ke Bank atau Kolektor Agar Untung hingga Puluhan Juta
Petugas Bank Indonesia akan mengecek keaslian dan kondisi koin Anda sebelum memberikan penggantian berupa uang elektronik yang langsung dikirimkan ke rekening Anda.
Proses ini termasuk dalam kebijakan perlindungan terhadap peredaran uang palsu.
6. Dapatkan Pengganti Nilai Tunai
Setelah proses verifikasi selesai, uang akan ditransfer ke rekening Anda sesuai nominal yang ditentukan.
Jangan lupa minta bukti penukaran dan simpan baik-baik sebagai dokumentasi resmi.
Jual ke Kolektor Uang Kuno
Bagi Anda yang ingin mencoba mendapatkan nilai lebih dari koin ini, menjualnya ke kolektor bisa menjadi pilihan menarik.
Di berbagai platform e-commerce seperti Tokopedia dan Shopee, uang logam Rp1.000 kelapa sawit keluaran 1993 bahkan bisa ditawarkan dengan harga antara Rp4.000 hingga Rp13.500 per keping, angka yang jelas lebih tinggi dari nilai nominalnya.
Harga jual bisa meningkat drastis tergantung pada kelangkaan, kondisi fisik, serta tahun cetaknya.
Uang koin kuno Rp1.000 kelapa sawit bukan hanya sekadar barang sisa masa lalu.
Baca Juga:Syarat Pengajuan KUR BSI 2025, dari Kecil hingga Super MikroPeluncuran GTA VI Mundur ke 2026, ini Alasan Rockstar
Dengan pengelolaan yang tepat, baik melalui penukaran di Bank Indonesia maupun penjualan ke kolektor, koin ini bisa menjadi sumber penghasilan tambahan.
