JABAR EKSPRES – Berkat penggunaan teknologi pengenalan wajah (face recognition) untuk proses boarding penumpang, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero mampu menghemat anggaran pembelian rol kertas tiket senilai Rp399.073.036.
“Secara kumulatif sejak teknologi itu diluncurkan pada September 2022 hingga 30 April 2025, total pengguna mencapai 11.158.263 penumpang dan KAI telah menghemat pembelian 26.605 rol kertas tiket senilai Rp399.073.036,” kata Vice President Public Relations KAI Anner Purba di Jakarta.
KAI menegaskan komitmennya dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) melalui digitalisasi layanan tidak hanya praktis, namun juga ramah lingkungan.
Baca Juga:Pilih Solo untuk Kongres PSI, Kaesang Pangarep: Dekat dengan RumahTanpa Bahas Politik, Kaesang dan Rudy Susmanto Diskusikan Gagasan Pembangunan Kabupaten Bogor
Salah satu langkah konkret yang berdampak langsung adalah pemanfaatan teknologi face recognition.
Sistem face recognition telah tersedia di 21 stasiun yang tersebar di berbagai daerah operasi KAI pertama Daop 1 Jakarta meliputi Gambir, Pasar Senen, Bekasi.
Kedua, Daop 2 Bandung meliputi Bandung, Kiaracondong; Daop 3 Cirebon yakni Cirebon; Daop 4 Semarang meliputi Semarang Tawang Bank Jateng, Semarang Poncol, Pekalongan, Tegal; Daop 5 Purwokerto meliputi Purwokerto, Kutoarjo.
