JABAR EKSPRES – Belakangan ini, aplikasi bernama NEXT15 atau juga dikenal sebagai N15 mulai mencuri perhatian masyarakat Indonesia. Aplikasi ini mengklaim sebagai platform investasi modern dan bahkan mengaku telah memiliki kantor resmi di berbagai daerah, termasuk di Palembang. Namun, apakah benar aplikasi ini aman untuk dijadikan tempat berinvestasi? Atau justru merupakan skema penipuan berkedok investasi?
NEXT15 mengklaim telah membuka kantor-kantor fisik di Indonesia dan bahkan melakukan peresmian yang diliput oleh media lokal. Beberapa penggunanya menyebutkan bahwa aplikasi ini memiliki sistem perekrutan lengkap dengan jabatan, gaji bulanan, hingga bonus menarik. Tidak sedikit pula yang menunjukkan bukti-bukti kegiatan seperti seminar, pertemuan komunitas, dan pembagian hadiah berupa motor dan gadget.
Hal yang paling mengkhawatirkan adalah fakta bahwa aplikasi NEXT15 ini ternyata mencatut nama perusahaan asli dari London bernama [Next15 Communications Group](https://www.next15.com). Perusahaan tersebut telah mengonfirmasi secara langsung bahwa mereka tidak memiliki hubungan apa pun dengan aplikasi NEXT15 yang beroperasi di Indonesia. Mereka bahkan menyebut aplikasi tersebut sebagai penipuan.
Baca Juga:Akhirnya POCO F7 Rilis di Indonesia, Ini Dia Spesifikasi dan Harga TerbarunyaJelang JuniorGP, Dua Anak Binaan Astra Honda Siap Taklukan Kebanggaan Portugal
Dengan kata lain, aplikasi NEXT15 yang beredar di Indonesia bukanlah bagian dari perusahaan legal dan hanya menggunakan nama besar untuk menipu calon korban.
Polanya sangat mirip dengan aplikasi-aplikasi penipuan investasi lain yang pernah populer sebelumnya, seperti DBC, VTube, dan lain-lain. Aplikasi-aplikasi tersebut juga sempat viral, mengadakan kegiatan sosial, membuka kantor, menggandeng tokoh masyarakat bahkan ustaz, serta menjanjikan penghasilan besar hanya dengan mengundang orang lain.
