Update Kasus Pemerkosaan di RSHS Bandung: Alat Kontrasepsi Positif DNA Priguna

Update Kasus Pemerkosaan di RSHS Bandung: Alat Kontrasepsi Positif DNA Priguna
Update Kasus Pemerkosaan di RSHS Bandung: Alat Kontrasepsi Positif DNA Priguna
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Penyelidikan kasus dugaan pemerkosaan yang terjadi di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung kembali memasuki babak baru.

Namanya kini menjadi sorotan usai bukti menguatkan dugaan keterlibatannya dalam tindakan tersebut.

Kabiddokkes Polda Jawa Barat, Kombes Pol Nariyana, menjelaskan kepada awak media dalam konferensi pers yang digelar di Markas Polda Jabar pada Senin, 28 April sore hari.

Baca Juga:Kepedulian PLN Icon Plus Terhadap Keindahan dan Keselamatan Masyarakat dengan Perapihan dan Penertiban Kabel OptikDi Tengah Dinamika Ekonomi Global, BRI Catatkan Laba Rp13,8 triliun

Ia membeberkan bahwa tim penyidik telah mengirimkan dua jenis barang bukti penting ke laboratorium forensik, yaitu sebuah kondom dan helai rambut yang ditemukan saat olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Hasil analisis DNA yang dilakukan terhadap sampel-sampel tersebut menyimpulkan bahwa pada bagian dalam kondom ditemukan profil genetik yang identik dengan DNA milik tersangka. Selain itu, rambut pubis yang ditemukan di lokasi kejadian juga cocok dengan profil DNA tersangka,” terang Kombes Nariyana.

Temuan ini memperkuat dugaan bahwa tersangka benar-benar berada di lokasi saat kejadian berlangsung, sekaligus memperkuat bukti fisik yang dikumpulkan oleh tim penyidik.

Menariknya, hasil pemeriksaan lanjutan terhadap tubuh korban juga telah dirilis.

Pemeriksaan swab pada area genital korban menunjukkan tidak adanya DNA milik pria lain selain tersangka.

0 Komentar