JABAR EKSPRES – Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menegaskan bahwa setiap daerah yang berada di kawasan rawan gempa harus segera menyiapkan Early Warning System (EWS) atau sistem peringatan dini.
Pernyataan itu disampaikan Erwan merespons kejadian gempa bumi bermagnitudo 4,1 yang mengguncang Bogor pada 10 April 2025 lalu. Gempa yang tergolong dangkal itu disertai suara gemuruh dan dipicu oleh aktivitas Sesar Citarik.
“Cimahi sudah siapkan Early Warning System, segera diikuti daerah lain terutama yang ada di daerah sesar pemicu gempa bumi. Cimahi penting punya itu karena kan masuk Sesar Lembang,” kata Erwan saat ditemui di Cimahi baru-baru ini.
Baca Juga:Limbah Peternakan Ayam di Parongpong Dibuang Tanpa Diolah, Warga: Bau!Sempat Tertutup Longsor, Akses Jalan Pangalengan Mulai Bisa Dilewati dengan Sistem Buka Tutup
Tak hanya soal teknologi peringatan dini, Erwan juga mendorong agar pemerintah daerah aktif melakukan mitigasi dan memberikan edukasi kebencanaan kepada masyarakat.
“Jadi masyarakat harus paham juga dan meningkatkan kewaspadaan. Memang tidak bisa diprediksi, tapi jangan sampai ketika ada bencana nanti tidak siap dan kalangkabut,” tutur Erwan.
Dengan banyaknya wilayah di Jawa Barat yang berada di jalur sesar aktif, Erwan berharap semua daerah, tanpa kecuali, bisa bergerak cepat menyiapkan sistem perlindungan dan penanggulangan bencana.
“agar tidak selalu kecolongan saat gempa datang tiba-tiba,” tutupnya. (Mong)
