Ini Tampang Dokter SpOG di Garut yang Lecehkan Pasien Saat USG

Tampang dokter SpOG Garut yang lecehkan pasiennya.
Tampang dokter SpOG Garut yang lecehkan pasiennya.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Media sosial heboh dengan satu video viral yang menunjukkan aksi mesum seorang Dokter SpOG atau spesialis kandungan di Garut yang melecehkan pasiennya.

Pelecehan seksual itu terjadi saat dokter tersebut melakukan tindakan praktek USG (ultrasonografi) untuk melihat kondisi janin di dalam kandungan pasien.

Peristiwa ini tertekam kamera CCTV dan langsung viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut terlihat sang dokter sedang melakukan prosedur USG terhadap pasiennya.

Baca Juga:Waspada, Ini 3 Modus Aplikasi OMC Tipu Calon AnggotanyaTak Jadi SCAM, Aplikasi Next 15 Makin Gencar Promosi

Namun ada yang aneh, karena tangan kiri dokter tersebut tampak masuk ke dalam baju pasiennya yang seharusnya hal ini tidak ada dalam prosedur tindakan USG.

Kini wajah sang dokter yang berinisial SF ini juga langsung terpampang jelas di banyak unggahan netizen.

Dari berbagai sumber didapat informasi bahwa, dokter yang sudah lama membuka praktek di klinik tersebut sudah berulang kali melakukan hal yang sama pada pasien lain.

Sejak video tersebut viral, banyak netizen yang mencari tahu siapa sosok dokter cabul tersebut, dan biodata lengkap sang dokter langsung jadi konsumsi publik.

Dokter yang merupakan alumni Universitas Padjadjaran tersebut sudah memiliki istri dan dua anak, laki-laki dan perempuan, namun ada juga yang menyebut bahwa dia sudah bercerai dengan sang istri.

Sementara dari pengakuan korban seorang wanita berinisial AN berusia 27 mengaku datang ke klinik dokter tersebut untuk menjalani pemeriksaan kehamilan rutin pada awal April 2025.
Awalnya korban tidak curiga karena pemeriksaan berjalan sebagaimana mestinya. Namun, saat proses USG berlangsung, korban merasa ada tindakan yang tidak wajar dilakukan oleh sang dokter.

Ia mengatakan bahwa DR menyentuh bagian tubuhnya yang tidak berkaitan dengan proses pemeriksaan, serta melakukan tindakan yang membuat korban merasa dilecehkan.

Baca Juga:Tampil Solo, Lisa dan Jennie Sukses Guncang Panggung Coachella 2025Sampai Kapan Batas Puasa Sunah Syawal Boleh Dilakukan? Cek Jadwalnya di Sini

“Saya merasa ada yang tidak beres. Tindakan yang dilakukan dokter itu tidak pantas dan tidak sesuai dengan prosedur medis. Saya langsung merasa trauma dan takut,” ujar AN kepada wartawan.

0 Komentar