“Yang penting implementasi dari perencanaan Zero Run Off. Ini penting dilaksanakan serius agar tak jadi kekhawatiran bencana kami,” ujarnya.
Sementara itu Direktur EIGER Adventure Imanuel Wirajaya mengakui pelanggaran yang telah dilakukan. Pihaknya berjanji akan mematuhi seluruh rekomendasi yang telah ditentukan pemerintah.
‘’Untuk usulan perubahan dokumen site plan yang saat ini tahapannya sedang dilakukan dan masih proses,’’ kata dia. (yan).
