Volume Kendaraan di Jalur Nagreg Masih Padat, Polisi Lakukan 10 Kali One Way Sepenggal

Petugas kepolisian saat mengatur arus kendaraan yang mengarah dari bandung ke arah Garut/Tasik di Cikaledong, Nagreg, Kabupaten Bandung, Senin (7/4/2025). Foto Agi / Jabar Ekspres
Petugas kepolisian saat mengatur arus kendaraan yang mengarah dari bandung ke arah Garut/Tasik di Cikaledong, Nagreg, Kabupaten Bandung, Senin (7/4/2025). Foto Agi / Jabar Ekspres
0 Komentar

“Sepertinya masih ada ya, namun kalau kita lihat lagi puncak arus balik itu tadi malam sudah dirasakan,” katanya.

Eti mengatakan, sejak kemarin, pihaknya pun sudah melakukan one way sebanyak 16 kali.

“Itu maksimal (lamanya one way) satu jam tapi kita laksnakan itu sekitar 30 menit,” ujar Eti.

Baca Juga:Warga Sukahaji Terancam Digusur Sepihak, Kuasa Hukum Warga Minta Bantuan IKADINPerkuat Sektor Pertanian, Ketua DPRD Kota Bogor Dukung Panen Raya Padi Serentak

Berdasarkan data yang ada, kata Eti di daerah Jawa Barat ini, hanya 17 persen kendaraan yang akan kembali ke wilayah Jawa Barat.

“Di nah ini kalau di jalur selatan (kepadatan arus balik) tidak bisa diprediksi, terkadang sore landai malem kita mendapatkan kiriman dari wilayah timur,” katanya.

Eti mengimbau, kepada pengemudi mengingat juga cuaca yang tak menentu, untuk tetap waspada dan hati-hati, serta selalu taati peraturan lalu lintas.

“Tentu himbauan selalu kita laksanakan yang ditujukan kepada pengemudi mengingat juga cuaca yang kita ketahui bersama derasnya hujan kita himbau kepada seluruh pengguna jalan tetap waspada dan hati-hati serta taati peraturan lalu lintas,” pungkasnya.

0 Komentar