JABAR EKSPRES – Pasar Antri Baru Kota Cimahi mengalami perubahan signifikan setelah dikelola oleh PT Mandiri Agung Perdana (MAP) sejak Januari 2025. Dalam tiga bulan terakhir, pengelolaan pasar terus berbenah dengan fokus pada kebersihan, keamanan, serta kenyamanan bagi pedagang dan pembeli.
Pengelola Pasar Antri Baru, Erfan Bramantyo, mengungkapkan bahwa koordinasi intensif terus dilakukan, baik secara internal maupun dengan Kodam III Siliwangi, untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan manajerial pasar.
Salah satu langkah yang telah dilakukan adalah penanganan sampah yang sebelumnya menjadi masalah utama.
Baca Juga:Lebih dari 140 Ribu Kendaraan Lintasi Jalur Nagreg Minggu Malam, Puncak Arus Balik Sudah Terlewati?Arus Balik 2025: 7.700 Lebih Pemudik Mulai Kembali ke Kota Bandung melalui Terminal Cicaheum!
“Saat ini, ada penarikan sampah sebanyak tiga rit per minggu, dan kami berharap bisa ditambah menjadi empat hingga lima rit,” ujarnya.
Terkait penambahan armada untuk kelancaran pengelolaan sampah, Erfan menambahkan, pihaknya berencana menambah armada dump truk serta pick-up khusus untuk mengangkut sampah di dalam area pasar. Hal ini dilakukan guna memastikan kebersihan pasar tetap terjaga.
“Kami berencana menyiapkan dump truk tambahan serta satu unit pick-up untuk menarik sampah di dalam lokasi pasar. Dengan begitu, kenyamanan para pedagang dan pembeli bisa lebih terjaga,” jelasnya.
Beberapa rencana fasilitas, seperti pembangunan pusat kuliner, 40 meja biliar, pemasangan CCTV, alat pemadam kebakaran, serta parkir kendaraan roda dua di lantai dua.
