Dinilai Solusi Palsu atasi Sampah, Walhi Sebut PLTSa Bisa Rusak Lingkungan dan Kesehatan

Foto ilustrasi: Tumpukan sampah menghiasi wilayah Kota Bandung, Jawa Barat beberapa waktu lalu. (Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres / JE)
Foto ilustrasi: Tumpukan sampah menghiasi wilayah Kota Bandung, Jawa Barat beberapa waktu lalu. (Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres / JE)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Proyek strategis nasional yakni Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Indonesia, dinilai dapat menimbulkan potensi bencana yang cukup serius dan berdampak pada masyarakat.
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jawa Barat, melakukan kajian terkait PLTSa dan menyebut bahwa proyek tersebut merupakan solusi palsu dalam mengatasi persoalan sampah.

Direktur Eksekutif Walhi Jabar, Wahyudin Iwang mengatakan, permasalahan sampah menjadi salah satu persoalan lingkungan utama di Indonesia.

Menurutnya, wacana ini juga menjadi bagian dari proyek strategis nasional pada program percepatan infrastruktur ketenagalistrikan.

Baca Juga:Jelang Lebaran 2025, Disdagin Kota Bandung Mulai Lakukan Pengawasan Penjualan ParcelTerkait Penyidik Korupsi Pengadaan Katalis, KPK Periksa Mantan Pejabat Pertamina

“Proyek yang didorong sebagai proyek strategis nasional pada tahun 2015 ini, terkesan dipaksakan karena menggunakan pendekatan dari atas ke bawah (top-down approach),” bebernya.

“Kajian ini melihat secara kritis proyek PLTSa mulai dari tahap perencanaan hingga implementasi,” ungkapnya.

Iwang menerangkan, kajian yang dilakukannya juga mengolaborasi peran lembaga keuangan internasional dalam mendorong proyek yang pihaknya sebut sebagai proyek “Solusi Palsu”.

Dia menambahkan, pada bagian lain, kajian yang dilakukan Walhi bersama AZWI dan GAIA menyajikan studi kasus berbagai proyek PLTSa di berbagai kota yang menunjukkan kegagalan dan kerusakan.

Iwang menilai, investasi pada proyek PLTSa dapat dianalogikan sebagai menabur benih kerusakan atau kehancuran.

0 Komentar